Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian dan Fungsi Sistem Endokrin dan Jenis Hormon pada Manusia

Pengertian dan Fungsi Sistem Endokrin dan Jenis Hormon pada Manusia – Selain sistem ekskresi terdapat pula yang disebut dengan sistem sekresi.

Sistem sekresi merupakan suatu sistem yang memproduksi hormon-hormon yang menunjang sistem metabolisme tubuh.

Sistem sekresi dalam tubuh manusia seirng disebut dengan sistem endokrin.

Sistem endokrin adalah kumpulan kelenjar-kelenjar sekresi yang menghasilkan satu macam atau pun berbagai macam hormon yang bermanfaat bagi tubuh manusia.

Baca Juga : Pengertian,  Fungsi dan Jenis Saraf Spinal

Adapun fungsi dari sistem endokrin, yaitu:

  • Mengahsilkan hormon-hormon bagi tubuh.
  • Mengontrol dan merangsang aktivitas kelenjar endokrin.
  • Mengatur oksidasi, metabolisme, dan meningkatkan daya penyerapan atau absorpsi glukosa pada usus halus.
  • Merangsang prtumbuhan jaringan.
  • Mengatur dan mengontrol metabolisme lemak, protein, karbohidrat, vitamin, dan mineral.

Kelenjar-kelenjar pada sistem endokrin akan memproduksi hormon-hormon yang membantu metabolisme tubuh.

Ada 6 kelenjar endokrin yang terdapat pada tubuh manusia. Kelenjar endokrin tersebut akan mengeluarkan berbagai macam hormon dengan fungsi yang berbeda-beda. Berikut fungsi hormon secara keseluruhan.

  • Menjaga keseimbangan fungsi tubuh atau homeostatis.
  • Mengendalikan proses metabolisme, oksidatif, dan juga perkembangan seksual.

Berikut 6 kelenjar endokrin beserta fungsinya.

Kelenjar hipofisis

Kelenjar ini merupakan kelenjar utama yang terdapat pada bagian otak tepatnya di bagian otak besar.

Fungsi utama dari kelenjar hipofisis adalah untuk mengendalikan kelenjar-kelenjar lainnya agar berfungsi dengan baik. Karena fungsinya itulah kelenjar hopofisis disebut juga dengan master of gland.

Kelenjar hipofisis juga bekerja sama dengan bagian hipotalamus pada otak untuk mengatur kinerja beberapa organ tubuh manusia kelenjar hipofisis mengahasilkan beberapa hormon tergantung letaknya. Secara keseluruhan terdapat 3 jenis kelenjar hipofisis, yaitu:

  1. Hipofisis bagian depan atau anterior. Menghasilkan hormon berikut:
    • Hormon somatotropin, berfungsi untuk merangsang metabolisme protein dan lemak, serta pertumbuhan tulang dan otot.
    • Hormon tirotropin, berfungsi untuk merangsang pertumbuha dan perkembangan kelenjar tiroid dan sekresi tiroksin.
    • Hormon adenocorticotropin ( ACTH), berfungsiuntuk mengontrol pertumbuhan kulit ginjal dan merangsang kelenjar adrena untuk memproduksi hormon glukortikoid.
    • Hormon latogenic, berfungsi untuk menjaga kelenjar endokrin semasa ovarium, untuk dapat mengahsilkan hormon progesteron yang dapat merangsang air susu ibu.
    • Hormon gonadotropin, berfungsi untuk merangsang hormon pada sistem reproduksi.
  2. Hipofisis bagian tengah atau central. Bagian ini hanya memproduksi satu hormon saja yang disebut melanosit stimulating hormon atau <MSH. Fungsinya untuk memeberikan warna pada kulit manusia.
  3. Hipofisis bagian belakang atau posterior. Menghasilkan hormon ADH Yng berguna utnuk mengontrol proses reabsorpsi urin pada ginjal/ kedau hormon oksitosin untuk merangsang otot polos pada uterus wanita.

Kelenjar tiroid

Kelenjar ini terdapat di bagian depan kerongokongan. Mengahsilkan hormon tiroksin, untuk mengatur pertumbuhan dan perkembangan tubuh, mengatru aktivitas saraf, dan mengatur proses metabolisme tubuh. Kedua hormon triidontironin, berfungsi sama seperti tiroksin.

Kelenjar paratiroid

Kelenjar ini terletak pada sisi kelenjar tiroid, berjumalh 4 buah, dengan tiap sisinya berjumlah 2 buah.

Kelenjar paratiroid berfungsi menghasilkan hormon parahormon yang berfungsi untuk menjaga keseimbangan kalsium dalam darah dan menjaga kandungan fosfor pada proses metabolisme.

Kelenjar anak ginjal

Kelenjar anak ginjal atau yang disebut juga dengan nama kelenjar adrenal atau suprarenal adalah kelenjar yang terdapat dibagian atas ginjal, berbentuk bulat dan berisi dua buah kelenjar pada masing-masing ginjal. Kelenjar ini terbagi atas dua bagian, yaitu:

  1. Bagian korteks yang menghasilkan hormon kortison sebagai pengatur dan penjaga keseimbangan hormon seksual. Menjaga kadar natrium dan kalium dalam proses metabolisme. Kedua hormon glukokortikoid yang berfungsi menjaga keseimbangan karbohidrat.
  2. Bagian kedua adalah medulla. Mengahsilkan hormon adrenalin yang berfungsi dalam peningkatan fisiologis manusia seperti meningkatkan pernapasan, meningkatkan denyut jantung, dan lainnya. Kedua adalah hormon noradrenalin fungsinya adalah kebalikan dari hormon adrenalin yaitu mengembalikan fisiologis manusia seperti normalnya.

Kelenjar pankreas

Terdapat pada rongga perut dan tersusun atas dua sel, yaitu sel alpha yang menghasilkan hormon glukagon yang berperan dalam proses pembentukan glukosa dalam darah.

Kedua adalah sel beta yang menghasilkan hormon insulin yang berperan dalam menjaga keseimbangan glukosa dalam darah.

Kelenjar gonad

Kelenjar ini berkaitan dengan sistem reproduksi pada pria dan wanita. Pada pria kelenjar ini terdapat pada bagian testis, sedangkan pada wanita terdapat pada bagian ovarium.

Hormon yang dihasilkan adalah hormon estrogen yang berfungsi pada perkembangan alat reproduksi sekunder wanita, hormon progesteron yang berfungsi pada perkembangan alat reproduksi primer wanita, hormon androgen yang berfungsi pada perkembangan alat reproduksi primer pria, dan hormon testosteron yang berfungsi pada perkembangan alat reproduksi sekunder pada pria.

Baca Juga : Pengertian, Jenis dan Sistem Pencernaan pada Manusia

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test