Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian dan Fungsi Atmosfer Tanah

Pengertian dan Fungsi Atmosfer TanahRitaelfianis.com – Udara merupakan salah satu elemen terpenting di bumi dan banyak menempati ruang di atmosfer.

Udara sendiri merupakan kumpulan gas-gas sseperti oksigen, karbon dioksida, nitrogen, dan lainnya.

Udara merupakan salah satu sumber kehidupan bagi makhluk hidup, sebab tanpa adanya udara makhluk hidup tidak dapat bertahan hidup.

Mungkin bagi sebagian orang hanya mengira bahwa udara hanya ada di atmosfer saja, tetapi pada kenyataannya udara juga ada di dalam tanah, dan biasa disebut dengan udara tanah atau atmosfer tanah.

Baca Juga : Pengertian, bagian-bagian, Jenis dan Proses Pembentukan Sungai

Udara tanah merupakan udara yang terletak di dalam tanah dan menempati ruang atau rongga-rongga di dalam tanah.

Sama seperti udara di dalam atmosfer, fungsi dari udara tanah adalah sebagai sistem pernapasan beberapa makhluk hidup di dalam tanah, seperti tumbuhan, mikroorganisme, dan hewan yang biasa terdapat di dalam tanah, contohnya cacing tanah.

Seperti halnya dengan udara di dalam atmosfer, udara di dalam tanah juga mengandung gas seperti oksigen, karbon dioksida, nitrogen, dan gas lainnya.

Namun kandungan karbon dioksida di dalam tanah jauh lebih besar jika dibandingkan dengan kandungan karbon dioksida di atmosfer.

Berbanding terbalik dengan karbon dioksida, kandungan oksigen di dalam tanah jauh lebih sedikit dibandingkan dengan kandungan oksigen di atmosfer.

Untuk kandungan nitrogen dan gas lainnya kurang lebih sama antara udara tanah dan udara atmosfer.

Berikut adalah beberapa penjelasan dan kegunaan gas yang terkandung dalam udara tanah.

  1. Oksigen merupakan gas terpenting bagi makhluk hidup. Bagi manusia, oksigen digunakan dalam sistem pernapasan, begitu juga pada tumbuhan, oksigen digunakan untuk pernapasan akar tumbuhan, begitu juga mikroba dan hewan tanah lainnya. Kadar oksigen dalam tanah berkisar 2,8 persen hingga 10 persen, sementara kandungan oksigen di atmosfer sekitar 21 persen. Ada beberapa tanaman yang mempunyai toleransi berbeda terhadap kandungan oksigen di dalam tanah, seperti:
    • Tumbuhan dengan tingkat toleransi tinggi, contohnya tomat, kentang, kapri, dan gula bit.
    • Tumbuhan dengan tingkat toleransi yang cukup, contohnya jagung, gandum, dan kedelai.
    • Tumbuhan dengan tingkat toleransi kurang, contohnya rumpu-rumputan.
    • Tumbuhan denga tingkat toleransi sangat rendah atau tidak dapat mentolerir oksigen, contohnya padi.
  2. Karbon dioksida. Karbin dioksida membantu melarutkan unsur hara agar dapat terserap oleh tumbuhan. Kadar kandungan karbn dioksida di dalam tanah jauh lebih banyak daripada di atmosfer karena tumbuhan membutuhkan karbon dioksida untuk proses fotosintesis. Kandungan karbin dioksida dalam tanah berkisar antara 2 hingga 20 persen. Di dalam atmosfer karbon dioksida hanya ada sekitar 0,03 persen saja. Selain itu, karbon dioksida juga berfungsi dalam proses dekomposisi. Ada beberapa hal yang mempengaruhi kandungan karbon dioksida dalam tanah, seperti:
    • Pada musim panas kandunga karbon dioksida akan jauh lebih banyak dibandingkan dengan musim dingin.
    • Tanah yang diberi pupuk kandang secara teratur mengandung lebih banyak karbon dioksida daripada tanah yang sama sekali tidak dirawat.
    • Sifat tanah. Dalam tanah basah mengandung lebih banyak karbon dioksida daripada tanah kering.
    • Kedalaman tanah. Pada bagian dalam tanah akan mengandung lebih banyak karbon dioksida daripada tanah pada permukaan.
    • Tekstur tanah. Tanah dengan tekstur yang rapat mengandung lebih banyak karbon dioksida daripada tanah dengan tektur yang lemah.
  3. Nitrogen berfungsi untuk menyediakan senyawa nitrogen yang berguna bagi tumbuhan.

Udara dalam tanah tidak stabil, banyak sedikitnya jumlah kandungannya tergantung oleh tempat dan tanaman.

Udara tanah membantu pertukaran udara antara udara tanah dan udara atmosfer. Ada 3 faktor yang membantu proses pertukaran udara tersebut, yaitu melalui proses difusi, aliran massa, dan air hujan.

Baca Juga : Pengertian, Struktur, Lapisan, dan Komponen Atmosfer Bumi

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test