Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian dan Definisi Kebijakan Fiskal

Pengertian dan Definisi Kebijakan FiskalRitaelfianis.com – Istilah fiscal berasal dari bahasa latin yaitu fiscus yang berarti seorang yang memegang kuasa atas keuangan di zaman romawi kuno dan secara harfiah artinya ialah kas atau keranjang.

Di dalam bahasa inggris kata fisc artinya pengaturan atau pembendaharaan atas keluar masuknya uang dalam kerajaan.

Selain itu, istilah fiscal di gunakan dalam menjelaskan bentuk atas pendapatan Negara maupun kerajaan yang di kumpulkan dari masyarakat.

Sehingga oleh pemerintah atau kerajaan di anggap sebagai pendapatan kemudian di gunakan untuk biaya pengeluaran program-program dalam menghasilkan pendapatan nasional, produksi dan juga perekonomian yang di gunakan sebagai perangkan untuk keseimbangan di dalam perekonomian.

Baca Juga : Pengertian dan Tujuan Kebijakan Kebijakan Moneter

Oleh sebab itu, kebijakan fiscal merupakan salah satu kebijakan ekonomi yang di lakukan oleh pemerintah atau Negara untuk mengelola serta mengarahkan kondisi ekonomi agar lebih baik lagi maupun untuk mengubah atau memperbarui pengeluaran dan penerimaan pemerintah.

Salah satu hal pentinga yang di tonjolakn dari kebijakan fiscal ialah untuk mengendalikan pengeluaran serta penerimaan Negara. Ada nya kebijakan fiscal bukan tanpa alasan karena kebijakan fiscal memiliki tujuan yang sangat penting.

Yaitu untuk menentukan arah, sasaran, tujuan serta prioritas di dalam pembangunan nasional danjuga pertumbuhan ekonomi bangsa. Berikut ini adalah tujuan-tujuan dari kebijakan fiscal.

  • Untuk mencapai kestabilan perekonomian nasional.
  • Untuk mendorong laju investasi.
  • Untuk mewujudkan keadialan social
  • Untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi
  • Untuk mengerungi angka pengaguran dan menciptakan lapangan pekerjaan.
  • Menjaga harga barang dan jasa agar stabil dan terhindar dari inflasi

Macam-macam Kebijakan Fiskal

Ada dua macam dari kebijakan fiscal yaitu:

1). Kebijakan fiscal dari segi teori

  • Kebijakan fiscal fungsional

Kebijakan fiscal ini adalah salah satu kebijakan dalam mempertimbangan suatu pengeluaran anggaran serta untuk penambahan kesempatan kerja yang di lakukan oleh pemerintah.

  • Kebijakan fiscal yang di sengaja.

Kebijakan fiscal di sengaja adalah untuk mengatasi masalah di dalam perekonomian yang sedang di hadapi dengan cara memanipulasi biaya anggaran belanja dengan cara sengaja.

Di mana melalui perubahan perjakan atau melakukan perubahan pengeluaran Negara. Kebijakan fiscal jenis ini terdiri atas 3 macam yaitu:

  • Membuat suatu perubahan pada anggaran pengeluaran Negara.
  • Membuat perubahan untuk sistem pemungutan pajak.
  • Membuat perubahan secara bersama-sama baik pada sistem pemungutan pajak atau pengelolaan pemerintah.
  • Kebijakan fiscal tidak di sengaja

Kebijakan fiscal jenis ini merupakan kebijakan untuk mengendalikan kecepatan siklus bisnis agat tidak fluktuatif serta di dalam kestabilan otomatis atau kebijakan fiscal tidak di sengaja ialah pajak progresif, pajak proporsional, asuransi pengangguran dll. (Baca Juga : Pengertian Pajak)

2). Kebijakan fiscal dari jumlah pengeluaran dan penerimaan

  • Kebijakan fiscal seimbang

Merupakan salah satu kebijakan di mana penerima dan pengeluaran memiliki jumlah yang sama. Kelebihan dari kebijakan fiscal ini ialah agar Negara tidak melakukan pinjaman dana dari pihak dalam negeri maupun luar negeri. Sedangkan kekurangannya ialah kondisi ekonomi menjadi terpuruk apabila kondisi perekonomian suatu Negara sedang tidak stabil.

  • Kebijakan fiscal surplus

Kebijakan ini adalah salah satu kebijakan yang memiliki jumlah pendapatan harus lebih tinggi jika di bandingkan dengan jumlah pengeluaran dan tujuan dari kebijaka ini ialah  untuk menghindari inflasi.

  • Kebijakan fiscal defisit

Kebijakan fiscal defisit merupakan suatu kebijakan ydi mana jumlah pendapatan menjadi lebih rendah dari jumlah penegluaran. Kekurangan dari kebijakan ini berupa anggaran Negara menjadi kekuangan anggaran sedankan kelebihannya ialah dapat mengatasi kelemahan serta depresi pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga : Pengertian, Ciri, Komponen dan Fungsi BUMN

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test