Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian dan Definisi Kapasitansi

Pengertian dan Definisi Kapasitansi – Pada kesempatan kali ini, kita akan mempelajari pengertian dan definisi kapasitansi. Mari tanpa perlu berlama-lama, langsung saja kita bahas bersama-sama.

Pengertian dan Definisi Kapasitansi

Kapasitansi atau dikenal juga dengan istilah kapasintans merupakan ukuran jumlah muatan listrik yang disimpan atau dipisahkan untuk sebuah potensi listrik, yang sudah ditentukan sebelumnya.

definisi-kapasiti

Bentuk paling umum yang paling biasa kita temukan dari piranti atau media  penyimpanan muatan ialah sebuah kapasitor dua pelat, lempeng, ataupun keping.

Bila muatan yang ada di lempeng atau pelat ataupun keping tersebut adalah +Q dan –Q serta V nya merupakan tegangan listrik antar lempeng atau pelat, atau keping, maka rumus kapasitans yang digunakan adalah

C = Q / V

Dengan keterangan C merupakan kapasitansi yang diukur dalam Farad, Q merupakan muatan yang diukur dalam coulomb, dan V merupakan voltase yang diukur dalam volt.

Kapasitansi juga dapat didefinisikan sebagai efek listrik yang menentang perubahan tegangan antara melakukan permukaan yang dipisahkan oleh isolator.

Kapasitansi akan menyimpan energi listrik saat elektron tertarik di permukaan terdekatnya, namun terpisah atau tidak tersambung.

Tegangan nilai kapasitansi akan berubah, namun tetap konstan kecuali jumlah muatan listrik yang disimpannya berubah.

Umumnya, pengertian kapasitansi didefinisikan sebagai kemampuan suatu atau sistem benda untuk menyimpan muatan listrik.

Biasanya semua benda memiliki sifat seperti ini, namun memiliki tingkatan yang berbeda antara satu benda dengan benda lainnya.

Contoh kapasitansi yang mudah untuk kita temukan adalah kemampuan awan badai yang mampu menyimpan listrik dan selanjutnya melepaskannya dalam bentuk petir.

Kapasitansi pada suatu sistem sangat bergantung pada ukuran, bentuk, dan komposisi yang ada di tubuh dalam sistem serta orientasi mereka antara satu dengan lainnya.

Contohnya adalah pelat kapasitor bersistem paralel yang tersusun atas dua pelat yang datar identik. Logam paralel yang dipisahkan oleh isolator mengandung kapasitansi yang dihasilkan dari rumus

C = eA / d

Dengan keterangan C merupakan kapasitansi yang diukur dalam Farad, E merupakan konstanta yang bergantung pada insulator, A merupakan derah salah satu dari piring, dan D merupakan jarak antara pelat.

Biasanya, kapasitansi diukur dalam bentuk Farad atau disimbolkan dengan f. Sebuah kapasitor dengan pelat sejajar akan memiliki kapasitanis sebesar 1 farad, jika muatan 1 coulomb pada setiap lempeng yang dibutuhkan atau diperlukan untuk menghasilkan tegangan 1 volt antara pelat.

Karena satuan farad terlalu besar untuk tujuan yang praktis, dengan demikian kapasitansi biasanya diukur dalam mikrofarad dengan simbol mf atau sepersejuta farad.

Sekian pembahasan kita kali ini tentang penertian dan definisi kapasitansi. Semoga dapat bermanfaat, menambah ilmu, dan pengetahuan bagi kita semua.

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test