Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian dan Definisi Induksi Elektromagnetik

Pengertian dan Definisi Induksi Elektromagnetik – Induksi elektromagnetik adalah suatu peristiwa timbulnya arus listrik karena adanya perubahan fluks magnetik melalui suatu kumparan kawat.

Ilmuwan yang pertama kali memperkenalkantentang induksi elektromagnetik adalah Michael Faraday pada tahun 1821.

Faraday memberikan gagasannya tentang bagaimana suatu medan magnet dalam kumparan mampu menghasilkan arus listrik. Fluks magnet adalah jumlah garis magnet yang menembus suatu bidang.

Fluks magnet memiliki satuan weber. Adanya perbedaan fluks gaya magnet yang terdapat pada kumparan akan membentuk suatu gaya gerak listrik yang disebut dengan gaya gerak listrik induksi atau GGL induksi.

Baca Juga : Cara Menghilangkan Sifat Kemagnetan

Apabila pada kedua ujung kumparan diberikan hambatan, akan ada arus listrik yang mengalir dinamakan dengan arus induksi.

Adapun alat yang digunakan untuk mengetahui seberapa besar arus listrik yang mengalir dinamakan galvanometer. Hukum yang diperkenalkan oleh Faraday mengatakan bahwa

  1. Besarnya gaya gerak listrik induksi yang dihasilkan oleh suatu kumparan akan berbanding lurus dengan kecepatan perubahan fluks magnet.
  2. Besarnya gaya gerak listrik induksi akan sangat bergantung pada laju perubahan fluks magnetnya.

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi GGL induksi, yaitu:

  1. Kecepatan perubahan medan magnet. Hubungan kecepatan medan magnet dengan GGL induksi adalah berbanding lurus. Semakin cepat perubahan medan magnet maka akan membuat GGL induksi semakin besar.
  2. Jumlah kumparan. Hubungan jumlah kumparan atau lilitan pada magnet dengan GGL induksi adalah berbanding lurus. Semakin banyak jumlah lilitannya maka GGL induksi yang dihasilkan akan semakin besar pula.
  3. Kekuatan magnet. Hubungan antara kekuatan medan magnet dengan GGL induksi juga berbanding lurus. Semakin kuat medan magnetnya makan semakin besar pula GGL induksinya.

Selain hukum Faraday, ada ilmuwan lain yang juga mengemukakan gagasannya mengenai induksi elektromagnetik yaitu Heinrich Friedrich Lenz. Hukum Lenz sendiri berbunyi sebagai berikut

“ Arus induksi akan muncul di dalam arah yang sedemikian rupa sehingga arah induksi menentang perubahan yang dihasilkan. Atau GGL induksi akan selalu menghasilkan arus dimana medan magnetnya akan berlawanan dengan perubahan fluksnya.”

Berikut beberapa penerapan induksi elektromagnetik pada kehidupan sehari-hari.

  1. Generator dibedakan menjadi dua jenis yaitu generator arus bolak-balik atau generator AC dan generator arus searah atau generator DC. Pada generator, kumparan diletakan secara horizontal dan akan memotong fluks magnet dengan cepat, sehingga akan menghasilkan GGL induksi yang sangat besar. Sedangkan jika kumparan diletakan secara vertikal maka GGL induksi yang terjadi akan sangat lemah. Pada generator AC, arus listrik yang dihasilkan akan berbolak-balik setiap setengah putaran generator, sedangkan pada generator DC arus hanya akan bergerak satu arah saja. Pada generator AC, biasanya menggunakan cincin ganda, sedangkan pada generator DC menggunakan cincin belah.
  2. Prinsip yang dilakukan pada dinamo sama dengan prinsip yang dilakukan pada generator, hanya saja pada dinamo magnet berputar diantara kumparan sehingga tidak memerlukan cincin di dalamnya. Karena itulah pada dinamo arus yang dihasilkan akan selalu arus bolak-balik atau AC.
  3. Transformator merupakan suatu alat yang berfungsi untuk mengubah tegangan arus bolak-balik. Transformator berfungsi untuk mengirimkan listrik dari tempat yang jauh. Transformator terdiri dari dua kumparan yaitu kumparan primer dan kumapran sekunder. Kumparan primer sendiri adalah kumparan yang menghasilkan elektromagnetik yang berubah-ubah. Setelah kumapran primer diberi arus bolak-balik maka akan ditransfer kekumparan sekunder. Di kumparan sekunder arus tadi akan membentuk GGL induksi di kedua ujung kumparannya. Untuk menaikkan tegangan listrik diguankan transformator step up dan untuk menurunkan tegangan listrik digunakan transformator step down.

Besaran GGL induksi pada generator, dinamo, dan transformator dapat ditingkatkan maupun diturunkan dengan cara sebagai berikut:

  1. Menambah jumlah lilitan pada kumparan
  2. Menggunakan magnet tetap yang memiliki meadn magnet yang kuat
  3. Mempercepat putaran generator
  4. Memasukkan inti besi lunak ke dalam kumparan

Baca Juga : Pengertian, Jenis dan Contoh Gaya Kapilaritas

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test