Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian Dan Cara Zakat Hewan Ternak

Pengertian Dan Cara Zakat Hewan Ternak – Ritaelfianis.com – Selamat siang readers, apa kabarnya nih?

Semoga baik-baik saja yha! Mengenai hewan ternak tentunya menarik untuk dibahas yha. Tapi readers tahu tidak, ternyata ada juga lho zakat hewan ternak. Bagaimana sih zakat hewan ternak itu?

Jika kalian belum mengetahuinya, pilihan bijak sekali kalian mengunjungi website ini. Okelah, tanpa basa-basi, langsung aja yuk, berikut penjelasan lengkapnya! Simak baik-baik yha!

Apa yang dimaksud dengan zakat hewan ternak?

Yang dimaksud dengan zakat hewan ternak ini yaitu salah satu jenis zakat maal yang mana yang harus dikeluarkan adalah binatang ternak yang dimilikinya.

Baca Juga : Keutamaan dan Keistimewaan Membaca Alquran

Hewan ternak yang dapat di zakatkan yaitu hewan yang memiliki sifat subur dan dapat diperkembangbiakkan seperti halnya: unta, kerbau, sapi, kambing, domba, ayam, burung, ikan, dan lain-lain.

Sedangkan hewan ternak yak tidak kena wajib pajak adalah binatang ternak yang dijadikan perhiasan atau digunakan tenaganya, seperti: kuda, keledai, khimar, dan lain-lain.

Intinya adalah jika binatang ternaknya dijadikan budidaya agar bertambah banyak maka kena wajib zakat, sedangkan binatang yang digunakan tenaganya atau sebagai perhiasan atau peliharaan tidak kena zakat.

Cara zakat hewan ternak

  1. Sapi, kerbau, dan kuda

Nishab kerbau dan kuda setara dengan nishab sapi, yaitu 30 ekor. Apabila seseorang memiliki sapi /kerbau/kuda, maka ia telah terkena wajib zakat.

Berdasarkan hadist Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh At Tarmidzi dan Abu Dawud dari Muadz bin Jabbal RA, maka dibuat tabel sebagai berikut:

Jumlah Ternak (ekor) Zakat
30 – 39 1 ekor sapi jantan/ betina tabi’ (a)
40-59 1 ekor sapi betina musinnah (b)
60-69 2 ekor sapi tabi’
70-79 1 ekor sapi musinnah  dan 1 ekor tabi’
80-89 2 ekor sapi musinnah
*catatan

a. Sapi berumur 1 tahun, masuk tahun ke-2

b. Sapi berumur 2 tahun, masuk tahun ke-3

Selanjutnya setiap jumlah itu bertambah 30 ekor, zakatnya bertambah 1 ekor tabi’ dan jika setiap jumlah itu bertambah 40 ekor, zakatnya bertambah 1 ekor musinnah.

  1. Kambing/ domba

Nishab kambing/domba adalah 40 ekor, artinya bila seseorang telah memiliki 40 ekor kambing/domba maka ia terkena wajib zakat.

Berdasarkan hadits Nabi Muhammad SAW, yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori dari Anas bin Malik, maka dapat dibuat tabel sebagai berikut:

Jumlah Ternak (ekor) Zakat
40-120 1 ekor kambing (2th) atau domba (1thn)
121-200 2 ekor kambing/ domba
201-300 3ekor kambing/domba

Selanjutnya, setiap jumlah itu bertambah 100 ekor maka zakatnya bertambah 1 ekor.

  1. Ternak unggas (ayam, bebek, burung, dll) dan perikanan

Nashab pada ternak unggas dan perikanan idak diterapkan berdasarkan jumlah (ekor), sebagaimana halnya sapi, dan kambing.

Tapi dihitung berdasarkan skala usaha. Nishab ternak unggas dan perikanan adalah setara dengan 20 dinar (1 dinar = 4,25 gram emas murni) atau sama dengan 85 gram emas.

Artinya bila seseorang berternak unggas atau perikanan, dan pada akhirnya tahun (tutup buku) ia memiliki keayaan yang berupa modal kerja dan keuntungan lebih besar atau setara dengan 85 gram emas murni, maka ia terkena wajib zakat sebesar 2,5%.

  1. Unta

Nishab unta adalah 5 ekor, artinya bila seseorang telah memiliki 5 ekor unta maka ia terkena kewajiban zakat.

Selanjutnya zakat itu bertambha, jika jumlah unta yang dimilikinya juga bertambah.

Berdasarkan hadits Nabi SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dari Anas bin Malik, maka dapat dibuat tabel sebagai berikut:

Jumlah (ekor) Zakat
5-9 1 ekor kambing/ domba (a)
10-14 2 ekor kambing/domba
15-19 3 ekor kambing/domba
20-24 4 ekor kambing/domba
25-35 1 ekor unta bintu Makhad (b)
36-45 1 ekor unta bintu Labun (c)
45-60 1 ekor unta Hiqah (d)
61-75 1 ekor unta Jadz’ah (e)
76-90 2 ekor unta bintu Labun (c)
91-120 2 ekor unta Hiqah (d)

Keterangan:

  • Kambing berumur 2 tahun atau lebih, atau domba berumur satu tahun atau lebih;
  • Unta betina berumur 1 tahun, masuk tahun ke-2
  • Unta betina umur 2 tahun, masuk tahun ke-3
  • Unta betina umur 3 tahun, masuk tahun ke-4
  • Unta betina umur 4 tahun, masuk tahun ke-5

Selanjutnya, jika setiap jumlah itu bertambah 40 ekor maka zakatnya bertambah 1 ekor bintu Labun, dan setiap jumlah itu bertambah 50 ekor, zakatnya bertambah 1 ekor Hiqah.

Nah readers, gimana?

Sudah paham kan mengenai zakat hewan ternak. Jika kalian bisa mengulangi dengan membacanya kembali.

Sekian dulu yha informasi kali ini. Semoga informasi kali ini dapat memberikan manfaat dan menambah wawasan kalian.

Terimakasih telah menyempatkan untuk membaca. Jangan lupa tunggu dan baca  artikel lainnya yha. Sampai jumpa di lain kesempatan.

Baca Juga : Pengertian Dan Jenis-Jenis Tauhid


Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 Frontier Theme