Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian, Ciri, Struktur Dan Fungsi Jaringan Saraf

Pengertian, Ciri, Struktur Dan Fungsi Jaringan Saraf – Merupakan jaringan yang tersusun atas sel – sel saraf pada hewan yang terbentuk dari lapisan ektoderm yang terjadi saat perkembangan embrio.

Fungsi jaringan saraf adalah untuk menerima, mengolah, dan merespon rangsangan yang terjadi baik dari dalam tubuh maupun dari lingkungan hewan berada.

Manusia memiliki sistem saraf yang paling sempurna dibanding kelompok hewan lainnya.

Baca Juga : Pengertian, Struktur, Bagian Dan Fungsi Alat Ekskresi Pada Manusia

Fungsi Jaringan Saraf

Merupakan jaringan salah satu penyusun sistem koordinasi tubuh yang mengatur sistem kerja semua organ tubuh berdasarkan stimulus (rangsang) yang datang. Sistem koordinasi melibatkan sistem saraf, hormon, dan indera.

Ketiga sistem tersebut memiiki fungsi dan karakter yang berbeeda. Jaringan saraf yang menyusun sistem saraf memiliki karakter “fast respon” dibanding sistem hormon.

Saraf memiliki fungsi yang samat penting yaitu:

  1. Penerima rangsang

Dapat berasal dari luar atau dari dalam tubuh. Semua rangsang tersebut akan diterima oleh saraf dan akan diteruskan ke bagian pusat saraf untuk ditanggapi.

Kelompok sel saraf yang menerima rangsang dan meneruskanya ke pusat saraf disebut saraf sensorik.

  1. Pengolah rangsang

Bagian ini merupakan fungsi dari kelompok sel saraf yang menyusun pusat saraf (otak dan sumsum tulang belakang) disebut sebagai saraf konektor / interneuron.

Berfungsi menerima rangsang dari saraf sensorik dan mengolah atau menentukan jawaban dari rangsang yang masuk tersebut.

  1. Memberikan tanggapan

Tanggapan merupakan suatu hasil pengolahan rangsang yang masuk  dan akan diteruskan / disampaikan oleh sel saraf motorik (efektor: otot dan kelenjar).

Ciri-Ciri Jaringan Saraf

Jaringan saraf yang tersusun atas sel saraf memiliki bentuk dan pola yang khas dimana fungsinya akan membedakannya dengan sel penyusun jaringan lainnya. Sel saraf memiliki jaringan-jaringan yang keluar dari membran selnya.

Bagian – Bagian Sel Saraf adalah:

  1. Tubuh sel, adalah bagian yang berisi organ sel seperti inti sel, mitokondria, dll. Bagian ini mempunyai fungsi untuk meneruskan impuls saraf dari dendrit ke bagian akson. Badan sel adalah pusat aktivitas fisiologis sel saraf.
  2. Dendrit, adalah jaringan pendek dari sel saraf. Fungsinya untuk menerima rangsangan dan meneruskannya ke badan sel. Dendrit memiliki struktur bercabang yang keluar dari tubuh sel dengan ukuran yang pendek.
  3. Akson/Neurit, adalah bagian jaringan yang panjang pada sel saraf. Berbeda dengan dendrit yang bercabang, akson hanya terdiri dari satu filamen panjang yang terbungkus selaput myelin. Fungsinya untuk meneruskan rangsangan dari tubuh sel ke sel berikutnya. Bagian akson terlindungi struktur lemak yang disebut dengan selaput mielin yang dihasilkan oleh sel schwann. Selaput lemak ini berfungsi membantu akson dalam meneruskan rangsangan, dan berguna untuk memberikan nutrisi bagi akson
  4. Nodus Ranvier adalah celah pada akson yang tidak diselubungi mielin. Bagian ini menjadi titik perjalanan impuls saraf di sepanjang akson dengan gerakan “salto”. Dengan demikian respon rangsangan yang dihasilkan akan sangat cepat.
  5. Terminal Akson dikenal juga sebagai sinapsis, yaitu hubungan antara sel saraf satu dengan sel saraf lainnya atau dengan sel lainnya. Dibagian ini akan terjadi pemindahan impuls saraf.

Bentuk Sel Saraf

Umumnya sangat beragam, hanya saja dapat ditemukan beberapa perbedaannya berdasarkan jumlah jaringan yang keluar dari tubuh selnya.

Macam-Macam Sel Saraf

  1. Uni polar, jaringan yang keluar dari tubuh sel, dan kemudian dari penjuluran tersebut bercabang menjadi dendrit dan akson.
  2. Bipolar, jumlah jaringan yang keluar dari badan sel, yaitu dendrit dan akson.
  3. Multipolar, jumlah jaringan yang terbentuk dari badan sel, sebagian besar berukuran pendek yang menjadi dendrit, sementara yang panjang menjadi akson.

Demikianlah pengertian, ciri, struktur dan fungsi jaringan saraf.

Semoga bermanfaat…!

Baca Juga : Proses Pembentukan Gamet Pada Manusia dan Hewan

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test