Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian, Ciri, Sejarah Sistem Ekonomi Pasar (Liberal)

Pengertian, Ciri, Sejarah Sistem Ekonomi Pasar (Liberal) –¬†Selamat siang readers, apa kabarnya nih? Semoga baik- baik saja yha! Mengenai sistem ekonomi pasar (liberal) tentunya menarik untuk dibahas yha.

Tapi readers tahu nggak apa pengertian dari sistem ekonomi pasar (liberal), sejarah, serta cirinya apa saja?

Jika kalian belum mengetahuinya, pilihan bijak sekali kalian mengunjungi website ini. Karena pada kesempatan kali ini, informasi yang akan dibahas yaitu mengenai sistem ekonomi campuran.

Okelah, tanpa basa-basi, langsung aja yuk, berikut penjelasan lengkapnya! Simak baik-baik yha!

Apa yang dimaksud dengan sistem ekonomi pasar (liberal)?

Sistem ekonomi pasar ini biasanya juga disebut dengan sistem ekonomi liberal. Sistem ekonomi pasar (liberal) ini merupakan suatu sistem ekonomi dimana seluruh kegiatan ekonomi yang ada (produksi, distribusi, dan juga konsumsi) semuanya diserahkan kepada mekanisme pasar.

Dalam sistem ekonomi ini, setiap individu memiliki kebebasan untuk beraktivitas dalam kegiatan ekonomi.

Pemerintah memberikan kebebasan kepada pihak swasta untuk melakukan produksi, distribusi, dan konsumsi sesuai dengan pertimbangan serta kemampuan yang dimilikinya.

Ciri sistem ekonomi pasar (liberal)

  • Adanya kebebasan bagi setiap orang dalam memegang kontrol atas alat dan juga sumber produksi;
  • Dalam suatu kegiatan ekonomi, pemerintah tidak ikut campur secara langsung;
  • Kegiatan ekonomi yang dilakukan memiliki tujuan untuk mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya dengan modal yang sekecil-kecilnya;
  • Dalam kegiatan ekonomi, persaingan yang dilakukan secara bebas;
  • Besarnya suatu modal yang dimiliki memberikan dampak yang sangta besar dalam menjalankan kegiatan ekonomi;
  • Tidap ada perbedaan kelas dalam sistem ekonomi pasar (libera), setiap orang memiliki kesempatan yang sama;
  • Harga barang tergantung pada kekuatan akan permintaan dan penawaran di pasar.

Sejarah sistem ekonomi pasar (liberal)

Awal mulanya sistem ekonomi pasar (liberal) ini sendiri merujuk pada peristiwa revolusi di Eropa bagian barat yang berlangsung pada abad pertengahan.

Pada abad ke 18, Eropa dikuasi oleh tiga golongan besar, yaitu golongan raja dan bangsawan; golongan pihak gereja, dan golongan kaum feodal (rakyat biasa). Diantara ketiga golongan ini yang memiliki kekuasaan tertinggi adalah golongan pihak gereja.

Golongan ini memilii hak khusus dalam mengatur kehidupan ekonomi dan juga politik yang berjalan, selain itu golongan ini juga dapat membatasai setiap kebebasan dari individu dalam segala aspek kehidupan.

Golongan raja dan bangsawan juga memiliki hak istimewa, sedangkan golongan kaum feodal (rakyat biasa) tidap memiliki hak apa-apa.

Oleh karena hal tersbut, mulailah terjadi perlawanan yang dilakan oleh pihak rakyat.

Perlawanan inilah yang selanjutnya memancing terjadinya revolusi sehingga terjadi banyak perubahan dalam segala aspek kehidupan. Kemudian muncullah ideologi besar baru di berbagai bidang.

Sistem ekonomi liberal di bidang ekonomi, liberalisme di bidang politik, hedonisme di bidang sosial- budaya, dan free-value di bidang sains.

Tokoh yang menjadi pelopor sistem ekonomi pasar (liberal) ini adalah Adam Smith.

Adam Smith menyatakan bahwa pemerintah seharusnya tidak banyak ikut campur dalam sistem ekonomi, karena kebebasan merupakan hak alami setiap orang.

Nah readers, gimana? Sudah paham kan mengenai sistem ekonomi pasar (liberal).

Kalau belum paham, kalian bisa mengulangi dengan membacanya kembali. Sekian dulu yha informasi kali ini.

Semoga informasi kali ini dapat memberikan manfaat dan menambah wawasan kalian.

Terimakasih telah menyempatkan untuk membaca. Jangan lupa tunggu dan baca artikel lainnya yha. Sampai jumpa di lain kesempatan.

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test