Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian, Ciri, Klasifikasi, Struktur Tubuh Dari Amfibi

Pengertian, Ciri, Klasifikasi, Struktur Tubuh Dari Amfibi – Selamat siang readers, apa kabarnya nih?

Semoga baik- baik saja yha! Mengenai amfibi tentunya sudah tidak asing lagi bagi kita.

Tapi readers tahu nggak apa itu amfibi, ciri-cirinya apa aja, klasifikasinya apa aja?

Jika kalian belum mengetahui tentang amfibi, pilihan bijak sekali kalian mengunjungi website ini.

Karena pada kesempatan kali ini, informasi yang akan dibahas yaitu mengenai amfibi.

Baca Juga :

Okelah, tanpa basa-basi, langsung aja yuk, berikut penjelasan lengkapnya! Simak baik-baik yha!

Pengertian Amphibi

Kata amphibi berasal dari kata amphi yaitu yang artinya dua dan bios yang artinya hidup. Jadi, yang dimaksud dengan amphibi yaitu hewan bertulang belakang (vetebrata) yang hidupnya di dua alam, yaitu di daratan dan di air.

Pada umumnya, amphibi sering ditemukan di tempat yang lembab dengan tujuan agar tetap memiliki kandungan air di dalam kulit; menjaga kulit agar tidak kering, karena amphibi memiliki sistem pengaturan suhu tubuh yang tidak sempurna.

Pada umumnya juga amphibi termasuk hewan poilikoterm (berdarah dingin).

Cara amphibi berkembangbiak yaitu dengan cara bertelur dan pembuahannya secara eksternal (tidak terjadi di dalam tubuh betinanya).

Ciri Amphibi

Pada amphibi yang satu dengan amphibi yang lainnya memiliki ciri yang berbeda-beda, tetapi ada juga yang memiliki kesamaan. Dibawah ini adalah ciri-ciri amphibi:

  • Penutup tubuh amphibi yaitu berupa kulit yang lembab dan berlendir;
  • Merupakan hewan poikiloterm (berdarah dingin);
  • Metamorfosisnya sempurna;
  • Metamorfosisnya sempurna;
  • Hewan tetrapoda (berkaki empat), dua pasang alat penggerak dan memiliki selaput di jari-jari kakinya;
  • Kakinya berfungsi untuk melompat dan berenang;
  • Memiliki alat pernapasan yang berbeda, pada saat masih lava bernafasnya dengan insang dan setelah bermetamorfosis bernapas menggunakan parut-paru dan kulit;
  • Jantungnya memiliki 3 ruang, 1 bilik dan dua serambi;
  • Memiliki membrane niktitans (selaput tambahan pada maat), yang digunakan ketika berenang.
  • Cara berkembangbiaknya dengan bertelur dan dilakukan dengan cara eksternal, sang betina mengeluarkan telurnya di luar tubuh dan dalam waktu yang bersamaan dibuahi oleh sang jantan.

Klasifikasi Amphibi

Kebanyakan dari kita mengetahui amphibi hanya katak saja, tetapi amphibi tidak hanya katak saja tetapi ada jenis binatang lain yang termasuk dalam amphibi. Klasifikasi amphibi ada tiga kelompok, yaitu: anura, caudata, dan gymnophiona.

  1. Anura

Klasifikasi amphibi yang pertama yaitu anura. Anura ini terbagi menjadi 55 famili dengan jumlah jenisnya mencapai 6.500 macam yang ada di berbagai belahan dunia dan juga 355 jenis lainnya berada di Indonesia.

Amphibi anura yang paling bayak di teukan di Indonesia yaitu katak pelangi, katak bertaring, dan katak sawah.

  1. Caudata

Klasifikasi amphibi caudata ini terdiri dari sekitar 10 famili dengan total jumlah jenisnya mencapai 675 macam di berbagai belahan dunia.

Tetapi, jenis amphibi caudata ini tidak terdapat di Indonesia.

Contoh dari amphibi caudata, yaitu: salamander raksaksa, salamander punggung merah, dan salamander asiatic.

  1. Gymnophiona

Klasifikasi amphibi yang terakhir adalah gymnophiona. Gymnophobia terdiri dari 10 famili dengan total jumlahnya mencapai 200 macam.

Gymnophobia yang dapat ditemukan di Indonesia yaitu: Indonesia Caecilian, Java Caecilian, dan Sumatra Caecilian.

Nah readers, gimana? Sudah paham kan mengenai apa itu amphibi, apa aja ciri dan klasifikasinya. Kalau belum paham, kalian bisa mengulangi membacanya.

Sekian dulu yha informasi kali ini. Selanjutnya aku bakal ngasih banyak lagi informasi yang bermanfaat buat kalian.

Terimaksih telah menyempatkan untuk membaca. Jangan lupa tunggu dan baca artikel lainnya yha. Sampai jumpa di lain kesempatan.

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test