Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian, Ciri, Jenis-Jenis dan Proses Terbentuknya Senyawa

Pengertian, Ciri, Jenis-Jenis dan Proses Terbentuknya Senyawa РSebelum membahas tentang pengertian senyawa, ada baiknya kita membahas terlebih dulu tentang  materi dan unsur.

Ibarat membangun rumah, materi dan unsur merupakan pondasinya. Jadi mari kita bahas apa itu materi dan unsur?

Yuk kita berkenalan dengan mereka!

Manusia, hewan, serta benda-benda lainya di dunia merupakan bagian dari materi. Pengertian sederhananya, materi adalah segala sesuatu yang menempati ruang dan memiliki massa.

Seperti bangunan, pohon, air, bahkan udara adalah materi. Jadi apapun yang ada di alam semesta adalah materi.

Materi sendiri terbagi menjadi dua jenis, yakni zat murni dan campuran. Nah senyawa merupakan bagian dari zat murni, seperti halnya dengan unsur.

Pengertian unsur adalah zat murni yang tidak bisa dirubah atau diurai kebentuk lainya yang lebih sederhana.

Saat ini telah ditemukan lebih dari 100 unsur oleh ahli kimia. Ke-100 unsur itu disusun dalam tabel  periodik atau System Periodic Unsur.

Jika unsur adalah zat tunggal yang tidak bisa dipecah lagi menjadi zat lain. Maka senyawa merupakan kebalikannya dari unsur.

Senyawa memiliki pengertian zat tunggal yang berupa gabungan dari satu atau dua unsur.

Jadi senyawa merupakan bagian dari dua unsur atau lebih. Apabila senyawa diuraikan maka akan mendapatkan beberapa jenis unsur.

Mayoritas zat yang kita jumpai sehari-hari adalah bentuk dari senyawa.

Contohnya gula (CH3COOH), air (H20), dan masih banyak lagi. Coba saja lakukan ujicoba sederhana dengan cara memanaskan air.

Saat air dipanaskan akan menguap dan berubah menjadi hydrogen dan oksigen.

Atau panaskanlah gula dengan suhu tinggi maka akan berubah menjadi karbon dan uap air.

Itu menandakan bahwa air dan gula merupakan senyawa yang terdiri dari beberapa unsur.

Berikut ini ciri-ciri dari senyawa, yaitu:

  1. Setiap senyawa terdiri dari dua unsur atau lebih
  2. Terdapat perbandingan komposisi yang tetap pada setiap senyawa
  3. Senyawa akan kehilangan sifat dari zat asalnya
  4. Dapat diuraikan secara kimia, namun tidak secara fisika

Setiap senyawa mempunyai sifat yang berbeda-beda walaupun unsur pembentuknya sama.

Selain itu senyawa bisa memiliki wujud atau bentuk yang berbeda dari unsur awalnya.

Sebagai contohnya garam dapur, garam memiliki sifat yang berbeda dari sifat unsur-unsur penyusunnya.

Berikut beberapa proses dari terbentuknya senyawa, diantaranya:

  1. Merupakan proses dari reaksi antar unsur.
  2. Reaksi unsur dengan senyawa.
  3. Proses reaksi senyawa dengan senyawa.

Selain itu senyawa dibagi menjadi dua jenis berdasarkan unsur dan proses terbentuknya, yaitu:

  1. Senyawa organik

Merupakan senyawa yang terbentuk dari unsur karbon sebagai bahan utamanya. Umumnya senyawa jenis ini bersumber dari mahluk hidup atau organisme.

Jadi bisa dikatakan senyawa ini merupakan jenis senyawa alami berdasarkan proses dan sumber terbentuknya. Contohnya adalah urea dan gula pasir.

  1. Senyawa anorganik

Senyawa jenis ini tidak tersusun dari atom karbon. Bisanya senyawa ini tidak ditemukan dialam.

Contoh dari senyawa ini diantaranya, asam nitrat (HNO3), Natrium Klorida (NaCI), Almunium Hidroksida AI(OH)3, dan Gas karbon dioksida (CO2).

Itulah secara singkat pengertian tentang senyawa dan jenis-jenisnya. Namun masih banyak lagi contoh dari senyawa selain dari yang diuraikan diatas.

Jadi tidak perlu bingung tentang apa itu senyawa. Dapat disimpulkan senyawa merupakan gabungan dari beberapa unsur.

Baca Juga :

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test