Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian, Ciri dan Jenis Diferensiasi

Pengertian, Ciri dan Jenis Diferensiasi – Ritaelfianis.com – Diferensiasi adalah proses atau cara membedakan sesuatu.

Pada kesempatan kali ini akan dibahas mengenai Diferensiasi, khususnya pada Diferensiasi Sosial yang merupakan pengelompokan masyarakat dalam suatu lingkungan. Berikut adalah penjelasannya.

Pengertian Diferensiasi

Diferensiasi berasal dari bahasa inggris dari kata difference yang memiliki arti perbedaan.

Sama halnya dengan arti bahasanya, diferensiasi sosial adalah pengelompokan masyarakat ke dalam kelompok-kelompok tertentu berdasarkan kesamaan dan perbedaan anggota masyarakat tersebut.

Baca Juga : Pengertian, Bentuk dan Ciri Stratifikasi

Pengelompokan pada diferensiasi sosial memiliki sifat sama rata dan tidak ada sistem tingkatan.

Artinya tidak anggapan lebih tinggi atau lebih baik antar satu kelompok dengan kelompok lain.

Tujuan diferensiasi sosial adalah untuk menunjukkan adanya keberagaman masyarakat dalam suatu wilayah.

Diferensiasi sosial merupakan kebalikan dari Stratifikasi Sosial yang menggunakan sistem tingkatan.

Ciri Diferensiasi

Secara garis besar, ada tiga ciri utama yang perlu dijadikan tolak ukur dalam diferensiasi sosial.

Ciri ini juga digunakan sebagai identitas khusus yang menjadikan suatu kelompok terlihat berbeda dengan kelompok lainnya. Berikut adalah penjelasan mengenai ciri-ciri diferensiasi sosial :

  1. Ciri Fisik

Ciri ini merujuk pada identitas seseorang yang dapat ditangkap oleh indera penglihatan.

Ciri fisik didapatkan sejak lahir dan akan terus melekat pada kehidupan orang tersebut. Contoh dari ciri fisik seperti warna rambut, warna mata, warna kulit, postur tubuh, ras dan lainnya.

Pengelompokan ciri fisik pada diferensiasi sosial tidak menunjukkan mana kelompok yang lebih baik. Karena pada dasarnya masing-masing kelompok memiliki kedudukan yang sama.

  1. Ciri Sosial

Ciri sosial merupakan ciri yang merujuk pada identitas seseorang sesuai dengan peranannya dalam kehidupan bermasyarakat.

Masing-masing orang memiliki peran dan fungsi sosial yang berbeda-beda sesuai dengan perkerjaan atau profesinya.

Pengelompokan ini berdasar pada minat serta bakatnya dan tidak menujukkan bahwa orang tersebut lebih baik atau lebih buruk dibandingkan orang lain.

  1. Ciri budaya

Ciri budaya pada diferensiasi sosial merujuk pada identitas seseorang yang berdasarkan kebiasaan maupun adat istiadat yang berkembang dalam lingkungan tersebut.

Indonesia merupakan negara dengan aneka ragam suku dan budaya, seperti Jawa, Aceh, Madura, Sunda, Bali, dan lainnya.

Adanya perbedaan budaya tidak membuat suatu suku lebih baik dibanding suku lain, karena masing-masing budaya memiliki kedudukan yang sama.

Jenis Diferensiasi

Secara umum, ada dua jenis parameter sebagai tolak ukur diferensiasi sosial. Berikut penjelasannya :

a. Berdasarkan parameter sosiokultural

Pengelompokan diferensiasi jenis ini terdiri dari :

  • Diferensiasi Suku bangsa

Secara internasional, telah disepakati bahwa faktor fundamental pada kehidupan manusia adalah etnisitas .

Umumnya, pengelompokan suku atau ras ditentukan dari garis keturunan, seperi suku minang atau suku batak.

Namun, ada juga pengelompokan ras berdasar agama, seperti halnya di Malaysia yaitu keturunan Muslim yang disebut Muslim dan keturunan Nasrani disebut Serani.

Suku dalam bangsa juga dapat terbentuk dari pencampuran ras karena pernikahan. Contohnya ras Mulato yang merupakan campuran ras Kaukasoid dengan ras Negroid

  • Diferensiasi Klan

Klan merupakan sebutan untuk status sosial berdasarkan hubungan darah yang kuat. Ada dua istilah pada diferensiasi klan yaitu Patrilineal dan Matrilineal.

Partilineal merupakan garis kekerabatan dari pihak ayah, sementara Matrilineal merupakan garis kekerabatan dari pihak ibu.

  • Diferensiasi Agama

Agama merupakan cara pandang dan sebuah kepercayaan manusia yang terhubung dalam tatanan kehidupan.

Agama memiliki ikatan kuat karena adanya aturan, tempat suci dan kitab suci yang mempengaruhi kehidupan orang yang menganutnya.

  • Diferensiasi Profesi

Setiap anggota masyarakat memiliki minat, bakat, ilmu pengetahuan dan kekayaan yang berbeda-beda.

Hal inilah yang membuat fungsi seseorang dalam lapisan masyakat saling berbeda karena berdasar dengan kemampuan.

Adanya diferensiasi profesi menunjukkan bahwa manusia membutuhkan orang lain dan tidak hidup sendiri karena sifat manusia sebagai makhluk sosial.

Setiap profesi memiliki perana dengan cara kerja yang berbeda-beda, sehingga tidak ada profesi yang lebih tinggi atau lebih rendah dari profesi lainnya.

b. Berdasar Parameter Biologis

Pengelompokan diferensiasi sosial jenis ini antara lain :

  • Diferensiasi Jenis Kelamin

Diferensiasi jenis kelamin terdiri dari dua kelompok, yaitu pria dan wanita. Terdapat peranan masing-masing antara pria dan wanita dalam masyarakat.

  • Diferensiasi Ras

Diferensiasi ini digunakan sebagai penekanan sifat biologis maupun konstruk sosial seseorang. Istilah ras merujuk pada perbedaan biologis seseorang dan merupakan cara tertentu seseorang bicara tentang diri mereka maupun tentang orang lain.

  • Diferensiasi Umur

Umur merupakan satuan waktu yang mengukur berapa lama keberadaan makhluk hidup.

Dalam ilmu diferensiasi sosial, tidak membedakan kekuasaan seseorang namun lebih melihat pada fakta umur dari segi kehidupan sosial.

Itulah penjelasan mengenai Pengertian, Ciri dan Jenis Diferensiasi, khususnya pada Diferensiasi yang berada di lingkungan masyarakat atau Diferensiasi Sosial. Semoga informasi diatas dapat bermanfaat untuk anda.

Baca Juga : Pengertian, Bentuk, Jenis dan Faktor yang Mempengaruhi Mobilitas


Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test