Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Sawo

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Sawo – Sawo adalah tanaman yang berumur panjang dan dapat berbuah sepanjang tahun. Asal usul tanaman ini tidak diketahui secara pasti, namun beberapa peneliti berpendapat bahwa tanaman ini berasal dari Guatemala (Amerika Tengah), Meksiko dan Hindia Barat, saat ini tanaman sawo bisa dengan mudah ditemui pada daerah beriklim tropis. Memiliki nama ilmiah Manilkara zapota.

Tanaman ini banyak dibudidayakan pada dataran rendah untuk dimanfaatkan buahnya. Selain buahnya dapat dikonsumsi, bagian lain juga dapat dimanfaatkan untuk kelangsungan hidup manusia, seperti: Getahnya disadap untuk dijadikan lem; Kayunya yang kuat serta memiliki pola yang menarik sering dijadikan bahan dasar furniture, ukir-ukiran dan patung; Kulit kayunya yang menghasilkan tanin, juga bermanfaat untuk bahan obat tradisional yang mampu menyembuhkan diare; bunganya bisa dijadikan bahan bedak untuk memulihkan tubuh pasca melahirkan.

Untuk mengenal tanaman ini lebih jauh, berikut adalah Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Sawo:

Klasifikasi Ilmiah Tanaman Sawo

  • Kingdom : Plantea
  • Sub Kingdom : Tracheobionta
  • Super Divisi : Spermatophyta
  • Divisi : Magnoliophyta
  • Kelas : Magnoliopsida
  • Sub kelas : Dilleniidae
  • Ordo : Ericales
  • Famili : Sapotaceae
  • Genus : Manilkara
  • Spesies : Manilkara Zapota

Morfologi Tanaman Sawo

Akar : Tanaman ini memiliki jenis akar tunggang yang berbentuk mengerucut dan tumbuh tegak ke bawah. Meski berakar tunggang, tanaman ini juga memiliki akar serabut pada bagian sisinya yang berfungsi menyerap mineral, hara serta air yang teradapat di dalam tanah.

Batang : Memiliki batang berbentuk bulat dengan struktur berkayu dengan warna abu-abu kehitaman sampai coklat tua, permukaan batangnya beralur bertekstur kasar, mengandung banyak latek (getah lengket berwarna putih susu), arah pertumbuhan batangnya menyerong ke atas dengan percabangan simpodial.

Daun: Tanaman sawo memiliki daun tunggal dengan tata letak berseling. Umumnya berkumpul pada ujung ranting. Memiliki tepian yang rata, berwarna hijau tua dengan permukaan mengkilap. Bentuknya bulat telur, jorong bahkan lanset dengan ukuran lebar sekitar 1,5-7 sentimeter dan panjangnya berkisar antara 3,5-15 cm. Pada bagian pangkal dan ujung daun berbentuk baji. Memiliki tangkai dengan panjang 1-3,5 sentimeter, tulang daun menonjol pada sisi bagian bawah.

Bunga : Bunga tanaman sawo muncul pada ketiak daun dekat dengan ujung ranting, memiliki tangkai yang panjangnya sekitar 1-2 sentimeter, biasanya tumbuh menggantung. Diameter bunga mencapai 1,5 sentimeter, pada bagian sisi luarnya memiliki bulu halus berwarna kecoklatan. Kelopak bunga tersusun dalam dua lingkaran, berwarna putih, berbagi sampai setengah panjang tabung.

Buah : Tanaman ini berbuah buni dengan warna kulit cokelat kemerahan dengan kulit tipis dan sedikit berbulu. Bentuknya bulat telur atau lonjong, 3-6 cm x 3-8 cm. Daging buah berwarna cokelat kemerahan sampai kekuningan, teksturnya lembut dan rasanya manis.

Baca Juga :

Biji : Secara umum buah ini dapat menampung biji di dalam buah mencapai 12 butir, namun kebanyakan hanya berjumlah 6 butir. Berbentuk lonjong dan pipih dengan warna hitam atau kecoklatan dengan permukaan yang mengkilap. Panjangnya sekitar 2 sentimeter.

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test