Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Klasifikasi Cymnospermae

Klasifikasi Cymnospermae – Tumbuhan Gymnospermae terbagi menjadi 4 divisi yaitu:

1. Coniferophyta (konifer)

Adalah bagian dari divisi dengan anggota yang masih dapat dijumpai sampai sekarang. Tumbuhan konifer umumnya tidak mengalami keguguguran pada daun.

Struktur daun menyerupai jarum, berupa pohon dan memiliki strobilus berbentuk mirip kerucut. Strobilus pada tumbuhan konifer ada dua macam yaitu strobilus jantan dan strobilus betina. Strobilus jantan adalah penghasil serbuk sari yang mengandung sperma sedangkan strobilus betina merupakan strobilus biji yang mengandung sel telur.

Penyerbukan tumbuhan konifer biasanya dibantu oleh angin. Di mana angin menyebabkan serbuk sari jatuh dan menempel strobilus betina.

Selanjutnya sel sperma yang berada di dalam serbuk sari akan bertemu dengan sel telur yang berada di dalam bakal biji dengan bantuan buluh serbuk. Kemudian terjadilah fertilisasi membentuk biji dengan sayap tipis dan dapat diterbangkan oleh angin kemana saja. Jika biji tersebut jatuh di tempat yang sesuai atau tepat maka akan tumbuh menjadi kecambah, kemudian berkembang menjadi tumbuhan baru.

Salah satu contoh dari tumbuhan konifer adalah pinus (Pinus merkusii). Biasanya, Pinus selalu berumah satu di mana strobilus jantan dan strobilus betina berada pada satu pohon.

Biasanya, strobilus jantan berada di ujung ranting, sedangkan strobilus betina berada dekat dengan pangkal cabang. Contoh tumbuhan konifer: Cupressus, Araucaria, Agathis, Sequoia, Pinus, Juniperus, dan Taxus.

2. Cycadophyta (sikas)

Cycadophyta adalah anggota divisi yang paling primitif di antara lainnya. Tumbuhan ini banyak dijumpai di daerah tropis hingga sub-tropis dengan ciri yang paling khas yaitu batang tidak bercabang, dan memiliki daun yang majemuk di mana di dalam satu tangkai daun terdapat banyak daun atau lebih dari satu.

Hampir semua tumbuhan ini berumah dua yaitu alat kelamin jantan dan kelamin betina berada di pohon berbeda. Pohon betina membentuk daun buah menyerupai tangkai agak pipih, pada tepi terdapat lekukan-lekukan berisi bakal biji sedangkan pada pohon jantan terdapat kantung berisi serbuk sari.

Salah satu contoh tumbuhan divisi ini adalah tanaman Cycas rumphii (pakis haji). Pakis haji adalah tanaman tanaman hias yang memiliki akar tanaman yang mampu bersimbiosis dengan anabaena (ganggang biru) untuk mengikat nitrogen. Pakis haji juga merupakan sumber bahan kayu lunak, bahan bangunan, bahan plastik, pernis, terpentin, bahan kertas, damar, dan tinta cetak.

3. Ginkgophyta (ginkgo)

Tumbuhan ginkgo berasal dari negara China. Tumbuhan ini berupa pohon besar dengan ketinggian mencapai > 30 meter. Struktur daun bertangkai panjang, lebar mirip dengan kipas dan memiliki belahan berlekuk pada bagian dalam dengan tulang daun menggarpu.

Tumbuhan ginkgo berumah dua di mana alat kelamin jantan dan betina tidak berada pada pohon yang berbeda. Biji tumbuhan ini berkulit keras, berwarna kuning, berukuran sebesar kelereng, dan berbau tidak enak. Pada bijinya terdapat kulit luar keras dan berdaging yang bisa dimanfaatkan sebagai obat penyakit asma, dapat mengatur tekanan darah, dijadikan ramuan suplemen untuk menjernihkan daya ingat.

4. Gnetophyta (gnetum/melinjo)

Divisi gnetophyta memiliki strobilus jantan majemuk, daunnya berhadap-hadapan. Seluruh pembuluh berada pada kayu sekunder dan tidak memiliki saluran resin. Contohtumbuhan  dari divisi ini adalah Gnetum gnemon atau tanaman melinjo.

Alat kelamin berada pada satu pohon/berumah satu, tetapi letak bunga jantan dan bunga betina masih terpisah. Struktur Biji berbentuk bulat telur dan berwarna merah jika sudah masak.

Nah, itu tadi ulasan lengkap tentang Pengertian, Ciri dan Klasifikasi Gymnospermae (Tumbuhan Biji Terbuka). Semoga dapat bermanfaat.

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test