Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Jenis dan Pengelompokan Gulma

Jenis dan Pengelompokan Gulma – Gulma adalah jenis tanaman yang tidak diharapkan pertumbuhannya di lahan pertanian karena dapat mengganggu serta merusak hasil dari tanaman produksi.

Gulma ini hidup menumpang pada tanaman lain atau parasit dan kemudian merusak sistem metabolisme tanaman yang ditumpanginya.

Sebagai tanaman parasit, gulma ini dapat dibedakan menjadi beberapa jenis gulma berdasarkan pada morfologi atau bentuk tanaman tersebut, habitat serta bentuk pertumbuhannya.

Baca Juga : Pengertian Reaksi Terang dan Reaksi Gelap pada Fotosintesis

Berikut adalah jenis dan pengelompokkan gulma pada tanaman.

Jenis-Jenis Gulma berdasarkan Morfologi

Gulma memiliki beragam jenis struktur tubuh tanaman, seperti gulma teki-tekian, gulma rerumputan, gulma daun lebar dan gulma pakis-pakisan.

Di bawah ini akan dijelaskan bagaimana pembagian gulma berdasarkan bentuk tubuh tanamannya, yaitu:

  • Gulma Teki-Tekian

Gulma teki-tekian ini memiliki bentuk batang segitiga atau bulat dan tidak memiliki rongga pada batangnya.

Daun gulma teki-tekian ini tersusun dalam tiga deret tanpa adanya lidah daun pada pertemuan antara pelepah dan helai daun.

Bunga gulma teki-tekian mayoritas berbentuk bulir atau anak bulir yang dilindungi oleh daun pelindung dengan buah berbentuk pipih atau segitiga.

Kelompok gulma ini memiliki daya tahan tubuh yang luar biasa terhadap pengendalian secara mekanik karena mempunyai umbi batang di dalam tanah yang mampu bertahan hidup selama berbulan-bulan lamanya.

Gulma teki-tekian tidak melakukan fotosintesis yang kemudian menjadikannya sangat efisien bagi penguasaan areal pertanian dengan sangat cepat.

Contohnya, teki ladang (Cyperus rotundus), Scirpus maritimus, dan udelan (Cy[erus kyllingia].

  • Gulma Rerumputan

Kelompok gulma ini memiliki batang dengan bentuk bulat, tegak pipih dan berongga.

Daunnya soliter pada buku-buku, berderet dua susun dan berbentuk seperti pita, tepi daunnya rata dan terdapat dua bagian yakni pelepah dan helai daun dan terdapat lidah daun diantaranya.

Bunga pada gulma rerumputan memiliki bentuk anak bulir, ada yang memiliki tangkai dan ada yang tidak; di tiap anak bulirnya terdapat satu atau leih bunga kecil. bunga-bunga kecil ini dikelilingi oleh sepasang daun yang berfungsi sebagai pelindung.

Daun dengan ukuran lebih besar disebut lemna dan yang lebih kecil disebut palea.

Buah gulma rerumputan ini disebut karyopsis dengan bentuk yang panjang mirip seperti perahu. Contohnya Eleusine indica, Panicum repens dan Axonopus compressus.

  • Gulma Berdaun Lebar

Kelompok gulma ini biasanya tergolong dalam biji berkeping dua (dikotil) atau paku-pakuan (pterydophyta).

Bentuk daunnya lebar dengan tulang daun yang berbentuk jaringan, menyirip ataupun menjari.

Batangnya dapat dibedakan menjadi dua, yakni batang basah atau herbacecus dan batang kayu atau lignosus.

Batang pada gulma kelompok ini memiliki batang bercabang dengan bunga tunggal atau bunga majemuk yang digolongkan dalam bunga sempurna.

Akarnya berbentuk tunggang. Gulma berdaun lebar biasanya tumbuh di akhir masa budidaya tanaman inangnya.

Contohnya wedusan (Ageratum conyzoides L.), putri malu (Mimosa pudica), dan ceplukan (Physalis angulate L.)

Jenis-Jenis Gulma berdasarkan Habitat

Yang dimaksud dengan habitat ialah tempat tinggal makhluk hidup dimana di tempat itulah mereka akan berkembang biak.

Berdasarkan pada tempat tinggalnya, gulma dibedakan menjadi beberapa macam, yakni:

  • Gulma Darat (terrestrial weeds)

Seperti namanya, kelompok gulma ini hidup dan berkembang biak di daratan. Contohnya adalah putri malu (Mimosa pudica), Amaranthus spinosus dan lain-lain.

  • Gulma Air (aquatic weeds)

Kelompok gulma ini berkembang biak dan hidup di habitat perariran. Gulma air ini kemudian dibagi menjadi dua, antara lain:

Gulma Air Tawar, ialah kelompok gulma yang tumbuh dan berkembang biak pada habitat air tawar. Kelompok ini kemudian dibagi menjadi dua, yaitu gulma mengapung dan gulma tenggelam.

Gulma tenggelam kemudian dibedakan menjadi beberapa macam, diantaranya:

  • Gulma yang tumbuh pada tepian seperti Cyperus elatus dan Ludwigia sp.
  • Gulma yang sebagian tubuhnya tenggelam dan yang lainnya mengapung seperti Nymphoides indica.
  • Gulma melayang seperti Ultricularia gibba
  • Gulma yang akarnya menancap pada tanah seperti Najas indica dan Hydrilla verticillata.

Gulma Air Garam, ialah kelompok gulma yang dapat hidup di air garam seperti laut ataupun hutan bakau. Contohnya ialah Pistia stratiotes dan Salvinia cuculata.

Jenis-Jenis Gulma berdasarkan Siklus Hidupnya

Meskipun dapat dikategorikan sebagai tanaman , ternyata tidak semua gulma dapat bertahan hidup dengan lama.

Ada yang hanya dapat hidup selama setahun, dua tahun namun ada juga yang dapat hidup dalam hitungan tahunan.

Berikut adalah penjelasan gulma berdasarkan pada siklus hidupnya.

  • Gulma Setahun

Gulma setahun atau dapat disebut sebagai gulma semusim ialah kelompok gulma yang hanya dapat menyelesaikan siklus hidupnya dalam kurung waktu kurang atau hingga satu tahun lamanya.

Beberapa kelebihan dari gulma ini ialah umurnya yang pendek justru menyulitkan petani untuk membasmi hama ini, selain itu gulma semusim ini dapat menghasilkan biji tanaman dalam jumlah yang banyak dan masa dormansi biji tanaman yang panjang menyebabkan gulma dapat bertahan hidup lebih lama.

Di Indonesia sendiri, gulma semusim sangat mudah ditemukan pada tanaman.

Contoh gulma semusim yaitu Limnocharis flava, Echinpchloa crusgalli dan Monochoria vaginalis.

  • Gulma Dua Tahun (Biennial Weeds)

Kelompok gulma yang satu ini dapat menyelesaikan siklus hidupnya dalam kurun waktu lebih dari satu tahun namun tidak lebih dari dua tahun.

Tahun pertama pertumbuhan gulma ini menggunakan pertumbuhan vegetatif dan menghasilkan bentuk roset.

Di tahun kedua tumbuh, gulma ini menghasilkan biji dan kemudian mati. Di tahap roset, gulma ini memiliki sensifitas tersendiri terhadap herbisida.

Contoh gulma dua tahun antara lain Artemisia biennis dan Circium vulgarae.

  • Gulma Tahunan (Perennial Weeds)

Kelompok gulma yang terakhir ini dapat bertahan hidup selama lebih dari dua tahun bahkan tidak terbatas.

Gulma tahunan ini biasanya berkembang biak secara vegetatif dengan menghasilkan biji.

Kekurangan dari kelompok gulma ini adalah apabila dihadapkan pada musim kemarau dimana pasokan air menipis.

Gulma ini akan terlihat mati dikarenakan bagian yang berada di atas tanah akan mongering.

Namun, tetap tersedia cadangan air bagi pertumbuhan kembali kelompok gulma ini.

Nah, itu tadi ialah penjelasan mengenai jenis-jenis dan pengelompokkan gulma yang dikenal sebagai parasit pada tanaman yang ia tumpangi.

Semoga artikel ini dapat menambah ilmu dan wawasan pembaca sekalian, ya!

Baca Juga : Tahapan Proses Respirasi pada Tanaman

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test