Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Jenis dan Contoh dari Konjungsi

kata-penghubungJenis dan Contoh dari konjungsi – Pada kesempatan kali ini, kita akan mempelajari jenis dan contoh dari konjungsi.

Namun sebelum mempelajari jenis dan contohnya, kita akan mempelajari pengertian dari konjungsi terlebih dahulu.

Mari tanpa berlama lama lagi, langsung saja kita bahas satu per satu.

Dalam membuat suatu kalimat dalam bahasa Indonesia, terdapat beberapa hal yang perlu kita perhatikan seperti ejaan yang disempurnakan, kaidah penyusun kalimat, dan konjungsi atau kata penghubung.

Agar dapat menghasilkan kalimat yang baik, efektif, dan mudah dipahami.

Pengertian Konjungsi

Secara sederhana, konjungsi dapat diartikan sebagai kata penghubung atau dapat disebut juga dengan kata sambung.

Sedangkan kata penghubung ialah kata tugas yang digunakan untuk menghubungkan antar klausa, antar kalimat, dan antar paragraf.

Kata penghubung antar klausa berada di tengah-tengah kalimat, kata penghubung antar kalimat berada di awal kalimat, sedangkan kata penghubung antar paragraf berada di awal paragraf.

Dalam pelajaran Bahasa Indonesia, konjungsi dapat dibedakan menjadi dua macam yaitu konjungsi intra kalimat dan konjungsi antar kalimat.

Kata penghubung intra kalimat juga disebut dengan kata penghubung antar klausa yang merupakan kata yang digunakan untuk menghubungkan klausa induk dengan klausa anak.

Konjungsi antar kalimat atau intra kalimat, terdapat dua kata penghubung yaitu konjungsi koordinatif dan konjungsi subordinatif.

Sedangkan konjungsi antar kalimat ialah kata yang menghubungkan antara satu kata dengan kata lainnya yang berada didalam kalimat berbeda.

Jenis dan Contoh Dari Konjungsi

Seperti yang sudah dijelaskan dalam pengertian konjungsi, jika konjungsi terbagi menjadi tiga jenis. Ketiga konjungsi tersebut antara lain konjungsi antar klausa, konjungsi antar kalimat, dan konjungsi antar paragraf. Untuk lebih jelasnya jenis-jenis dajn contoh konjungsi, mari kita simak pembahasan dibawah ini.

1). Konjungsi Antar Klausa 

Konjungsi antar klausa terbagi menjadi tiga jenis yaitu

  • Konjungsi Koordinatif : Konjungsi koordinatif ialah konjungsi yang menghubungkan dua klausa atau lebih yang memiliki status konjuksi yang setara atau sintaksin yang sama. Misalnya tetapi yang menyatakan perlawanan, dan yang meyatakan penambahan, atau yang menjelaskan pemilihan.
  • Konjungsi Subordinatif : Konungsi subordinatif ialah konjungsi yang menghubungkan dua klausa atau lebih yang memiliki status konjungsi bertingkat atau sintaksin yang tidak sama. Misalnya agar, supaya, bisa yang menjelaskan tujuan. Andaikan, sekiranya, andaikata yang menjelaskan pengandaian.
  • Konjungsi Korelatif : Konjungsi korelatif ialah konjungsi yang menghubungkan dua kata, frasa, ataupun klausa dan kedua unsur tersebut memiliki status konjungsi setara atau sintaksin yang sama. Misalnya entah … entah …, baik … maupun …

2). Konjungsi Antar Kalimat

Konjungsi antar kalimat ialah konjungsi yang menghubungkan satu kalimat dengan kalimat yang lainnya. Dengan begitu, konjungsi jenis ini selalu memulai satu kalimat yang baru dan selalu diawali dengan huruf kapital karena merupakan awalan dari suatu kalimat.

Misalnya “Sebelum itu” yang menjelaskan kejadian yang mendahului, “Oleh sebab itu” yang menjelaskan akibat, “Dengan demikian” yang menjelaskan konsekuensi.

3). Konjungsi Antar Paragraf

Konjungsi antar paragraf ialah konjungsi yang menghubungkan satu paragraf dengan paragraf lainnya dan berfungsi untuk menjadikan suatu paragraf sistematis, coherent, dan unity serta biasanya berada di awal paragraf. Misalnya oleh karena itu, berdasarkan, disamping, terlebih lagi.

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test