Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Fotosintesis

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Fotosintesis – Fotosintesis berasal dari bahasa Yunain yang terdiri dari kata “foto” yang berarti cahaya dan “synthesis” yang berarti penggabungan.

Fotosintesis merupakan suatu proses dimana tumbuhan hijau mengolah dan mendapatkan makanan dan energi.

Proses fotosintesis secara umum merupakan suatu proses mengubah karbin dioksida dan air menjadi karbohidrat dan oksigen dengan bantuan cahaya matahari.

Proses fotosintesis hanya terjadi pada tumbuhan hijau, hal ini disebabkan hanya pada tumbuhan hijau saja yang memiliki kloroplas atau zat hijau daun.

Baca Juga : Jenis dan Pengelompokan Gulma

Di kloroplas proses pembentukan dan pembuatan fotosintesis terjadi, tepatnya pada bagian tilakoid dan stroma.

Dalam prosesnya, cepat atau lambatnya suatu prosess fotosintesis sangat bergantung pada beberapa faktor.

Berikut beberapa faktor yang mempengaruhi proses fotosintesis:

  1. Karbondioksida merupakan gas sisa pembuangan yang tersebar di atmosfer. Meski karbondioksida sangat berbahaya bagi organisme lainnya bila sampai terhirup, tidak demikian dengan tumbuhan. Bagi tumbuhan, karbondioksida merupakan salah satu sumber utama bagi berlangsungya proses fotosintesis. karbindioksida diserap tumbuhan hijau melalui stomata yang terdapat pada daun. Semakin besar jumlah karbondioksida yang diserap maka akan semakin cepat proses fotosintesis tersebut berlangsung. Namun keberadaan karbondioksida yang sangat sedikit jumlahnya membuat tumbuhan harus berlomba untuk mendapatkannya. Karbonsioksida sendiri hanya terdapat sebesar 0,03% saja di atmosfer.
  2. Air merupakan bagian terpenting bagi tumbuhan. Air biasa diserap oleh akar dari dalam tanah melalui rambut akar. Air selanjutnya merupakan salah satu bahan utama bagi proses fotosintesis sama seperti karbondioksida. Selain itu air juga sangat berguna bagi stomata karena air akan membantu proses stomata untuk membuka dan menutup sehingga dapat menyerap karbondioksida di udara.
  3. Di dalam proses fotosintesis, cahaya berperan sebagai perantara dalam proses pembentukan karbohidrat dan oksigen dari karbondioksida dan air. Karena cahaya sangatlah penting dalam proses fotosintesis, itulah alasan mengapa proses fotosintesis hanya terjadi pada siang hari saja. Cahaya sendiri dipengaruhi oleh beberapa hal berikut:
    • Intensitas cahaya. Semakin banyak cahaya yang diserap maka semakkin cepat proses fotosintesis. Semakin rendah intensitas cahaya yang dapat diserapmoleh tumbuhan akan mempersulit proses fotosintesis karena intensitas cahaya yang rendah tidak cukup untuk memenuhi energi untuk merubah karbondioksida dan air menjadi karbohidrat dan oksigen.
    • Panjang gelombang. Panjang gelombang cahaya dapat dilihat dari spektrum warnanya. Secara umum cahaya terdiri dari 7 warna yaitu merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu. Cahaya ini biasanya berasal dari matahari yang dibiaskan oleh air. Pada tumbuhan hijau, spektrum warna yang sering kali digunakan dalam proses fotosintesis adalah warna merah dan biru. Hal ini dikarenakan warna merah memiliki panjang gelombang sebesar 640-660 nm, sedangkan warna biru memiliki panjang gelombang sebesar 440-470 nm. Panajng gelombang inilah yang paling banyak dan paling efektif bagi proses fotosintesis.
    • Lama penyinaran. Lama penyinaran sangat bereperna penting dalam memnentukan seberapa lama proses fotosintesis akan berlangsung. Apabila tumbuhan mengalami masa penyinaran selama 12 jam, maka selama itu pula proses fotosintesis akan terus berlangsung.
  4. Suhu dan kelembapan juga memilki peran dalam proses fotosintesis. Pada suhu yang tinggi stomata pada daun tidak akan terbuka lebar untuk mengurangi penguapan air, karena itu proses penyerapan karbondioksida akan terganggu. Begitu juga dengan sebaliknnya jika suhuh terlalu rendah, air akan membeku, sehingga mempersulit proses penyerapan unsur hara dan air dari dalam tanah.
  5. Klorofil atau zat hijau daun merupakan temapt berlangsungnya proses fotosintesis. Klorofil sendiri berfungsi sebagai katalisator dalam fotosintesis. Jika tidak ada klorofil amak proses fotosintesis tidak akan terjadi dan tumbuhan akan kehabisan energi lalu mati.
  6. Unsur hara. Unsur hara biasa diperloha dari dalam tanah. Nsur hara terdiri dari zat-zat mineral dan juga bahan organik lainnya. Dalam proses fotosintesis unsur hara yang paling dibutuhkan oleh tumbuhan adalah magnesium.

Baca Juga : Cara Pengendalian Lalat Buah

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test