Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Daftar Organisasi Pergerakan Nasional Indonesia

Daftar Organisasi Pergerakan Nasional Indonesia – Organisasi merupakan perkumpulan beberapa individu yang membentuk kelompok dengan  visi dan misi yang sama untuk mencapai tujuan yang ditetapkan bersama.

Masa pergerakan nasional di Indonesia ditandai dengan tumbuh dan berkembangnya beberapa organisasi pergerakan.

Pada kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai organisasi-organisasi yang ada selama masa pergerakan nasional.

Baca Juga :

Masa Pergerakan Nasional

Masa pergerakan nasional di Indonesia digolongkan menjadi tiga masa yakni :

1. Masa Pembentukan   

Masa ini dimulai pada tahun 1908 sampai 1920, ditandai dengan tumbuhnya organisasi pergerakan nasional seperti Budi Utomo, Serakat Islam (SI) dan Indische Partij.

2. Masa Radikal

Masa ini terjadi mulai tahun 1920 sampai 1930, ditandai dengan tumbuhya beberapa organisasi yang mempunyai ideologi tersendiri sebagai sebuah sistem.

Organisasi yang lahir pada masa radikal seperti Partai Nasional Indonesia (PNI), Perhimpunan Indonesia (PI) dan Partai Komunis Indonesia (PKI)

3. Masa Moderat

Masa ini terjadi mulai tahun 1930 sampai 1942, ditandai dengan tumbuhnya beberapa organisasi pergerakan nasional seperti Partindo, Parindra dan Gapi.

Pada masa ini juga mulai lahir beberapa organisasi keagamaan, organisasi perempuan dan organisasi pemuda

Daftar Organisasi Pergerakan Nasional

1. Budi Utomo

Organisasi ini lahir pada tanggal 20 Mei 1908 dengan dr. Soetomo sebagai ketuanya. Budi Utomo lahir berdasarkan gagasan dari para mahasiswa kedokteran STOVIA (School tot Opleideing van Indlandsche Aartsen) di Jakarta pada masa itu.

Tujuan didirikannya Budi Utomo adalah untuk memajukan pendidikan rakyat.

Nama Budi Utomo diambil dari kata Budi dan Utomo. Budi yang berarti perangai atau tabiat, dan Utomo yang memilki arti baik atau luhur.

Sehingga dapat diartikan Budi Utomo adalah sebuah perkumpulan yang berusaha untuk mencapai sesuatu dengan kebaikan.

2. Serekat Dagang Islam

Organisasi ini dibentuk oleh H. Samanhudi pada tahun 1911 di Laweyan, Surakarta. Tujuan dibentuknya Serekat Dagang Islam adalah untuk memakmurkan para pedagang nusantara dibawah naungan islam dan agar mampu bersaing dengan para pedagang asing.

Pembentukan organisasi ini didasari oleh ketidakadilan yang dialami para pedagang pribumi saat masa colonial Belanda.

Saat itu hanya para pedagang Tionghoa saja yang mendapat bantuan dari pemerintah, sehingga para pedagang pribumi tidak dapat bersaing dengan usahanya yang kurang berkembang.

Dibentuknya Serekat Dagang Islam  mendapat sambutan antusias dari pedagang pribumi, sehingga dalam waktu singkat telah banyak berdiri cabang Serekat Dagang Islam di luar Surakarta

3. Serekat Islam

Organisasi merupakan bagian dari Serekat Dagang Islam.

Dikarenakan banyak antusiasme dari masyarakat pribumi yang bukan hanya pedagang, maka pada tanggal 18 September 1912, Serekat Dagang Islam pun diubah namanya menjadi Serekat Islam.

Serekat Islam dipelopori oleh beberapa tokoh seperti Agus Salim, Abdul Muis dan H.O.S Cokroaminoto

4. Indische Partij

Organisasi ini di dirikan oleh Douwes Dekker (Setyabudi Danudirjo) pada tanggal 25 Desember 1912 bekerja sama dengan dr. Cipto Mangunkusumo dan Ki Hajar Dewantara.

Indische Partij merupakan organisasi yang pertama kali menanamkan nilai nasionalisme dan wawasan kebangsaan.

Organisasi ini bertujuan untuk mengembangkan rasa nasionalisme rakyat Indonesia dengan keanggotaan yang terbuka untuk semua golongan.

5. Perhimpunan Indonesia (PI)

Pada awalnya organisasi ini bernama Indiche Verreniging yang merupakan perkumpulan politik oleh para pelajar di Belanda.

Namun, setelah perang dunia 1 pada tahun 1922 Indische Vereeniging berganti nama menjadi Perhimpunan Indonesia (PI) dikarenakan pada anggotanya terpengaruh Ideology Revolusioner

6. Partai Nasional Indonesia (PNI)

PNI merupakan organisasi politik yang berdiri pada tanggal 4 Juli 1927 dan diprakasai oleh Ir Soekarno serta Tjipto Mangunkusumo.

Sebelumnya PNI merupakan singkatan dari Perserekatan Nasional Indonesia, hingga akhirnya berubah nama menjadi Partai Nasional Indonesia pada tanggal 4 Juli 1928 setelah diadakan kongres pertama di Bandung.

Tujuan dibentuknya PNI adalah untuk mencapai kemerdekaan Indonesia.

7. Partai Komunis Indonesia (PKI)

Berdirinya PKI tak lepas dari ajaran Marxisme yang dibawa oleh Sneevliet beserta teman-temannya.

PKI berdiri pada tanggal 23 Mei 1920 dengan tokoh-tokohnya seperti Darsono, Alimin, Semaun dan lainnya. Pada tanggal 19 November 1923, PKI melakukan pemberontakan di wilayah Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Namun karena kondisi internal yang belum stabil dan kondisi massa yang kurang siap, pemberontakan ini membuat banyak jatuhnya korba internal dari PKI.

8. Permufakatan Perhimpunan-Perhimpunan Politik Kebangsaan Indonesia (PPPKI)

PPPKI dibentuk pada tanggal 17-18 Desember 1927 di Bandung dengan anggota yang merupakan organisasi-organisasi perjuangan lain seperti Budi Utomo, PNI, Pasundan, Partai Serakat Islam Indonesia (PSII) dan Kaum Studi Indonesia. Salah satu tujuan dari organisasi ini adalah mengembangkan persatuan Indonesia.

9. Partai Indonesia (Partindo)

Partindo merupakan pecahan dari PNI, yang didirikan pada tahun 1929 oleh Sartono dengan tujuan untuk mencapai Indonesia Merdeka.

Namun, karena beberapa kegiatannya dianggap radikal organisasi ini tidak bisa berkembang sehingga pada tahun 1936 Partindo dibubarkan

10. Organisasi Keagamaan

Beberapa organisasi keagamaan yang muncul di Indonesia adalah :

  • Muhammadiyah, yang berdiri pada tanggal 18 November 1912 dan merupakan organisasi keagamaan yang berdiri pertama kali di Indonesia
  • Jong Islamienten Bond, yang didirikan di Jakarta pada tanggal 1 Januari 1925
  • Nadhlatul Ulama (NU), yang didirikan di Surabaya pada tanggal 31 Januar 1926 oleh K.H Hasyim Muzadi
  • Nadhatul Wathan, yang didirikan di Pacor, Lombok Timur pada tahun 1932.

11.  Organisasi Pemuda

Beberapa organisasi pemuda didirakan setelah adanya perpecahan di Budi Utomo mengenai golongan tua dan golongan muda. Pada tahun 1915 berdirilah trikoro darmo yang menjadi cikal bakal dari berdirinya organisasi pemuda lain

12.  Organisasi Wanita

Pergerakan wanita di pelopori oleh RA Kartini dengan didirikannya Sekolah Kartini. Beberapa organisasi wanita yang tumbuh di Indonesia diantaranya :

  • Sopa Tresna, didirikan pada tahun 1912 dan merupakan perkumpulan wanita yang bernafaskan islam. Kemudian pada tahun 1914, organisasi ini ergabung menjadi bagian organisasi Aisyah dari Muhammadiyah
  • Perkumpulan Keutamaan Istri yang dipelopori oleh Raden Dewi Sartika dan didirikan pada tahun 1913
  • Percintaan Ibu Kepada Anak Turunannya (PIKAT)yang didirikan di Minahasa pada tahun 1917.

Demikianlah pembahasan mengenai Organisasi Pergerakan Nasional yang ada di Indonesia. Semoga bermanfaat.

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test