Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Cara Sukses Budidaya Timun Suri

Cara Sukses Budidaya Timun Suri – Timun Suri adalah sejenis tanaman yang mendekati dengan tanaman buah lainnya seperti Melon, Semangka, dan Blewah.

Beberapa riset yang dilakukan pada Laboratorium Biologi Genetika di UGM menjelaskan bahwa Timun Suri menyimpan ‘kromosom’ inti sel sejumlah 2n =  24 dengan memiliki bentuk daun menyerupai bentuk daun tanaman buah Melon yaitu membulat dan biji buah lebih pendek.

Petani buah secara garis besar mengenal tanaman buah Timun Suri sebagai salah satu tanaman buah yang disukai oleh hama / penyakit yang kerap mengganggu tanaman Mentimun. Upaya pengendaliannya adalah sama dengan jenis tanaman serupa seperti Melon / Semangka bahkan Mentimun, hanya saja hama yang menyerang tanaman ini memiliki sifat agak bandel. Hal ini menjadi penyebab rusaknya tunas – tunas baru pada batang yang ketika sedang musimnya cukup banyak tumbuh.

Memperhatikan Pengolahan Lahan

Tanah yang dipilih untuk budidaya Timun Suri sebelumnya harus dicangkul hingga halus. Disarankan untuk memilih tanah datar dan tak diberi tambahan berupa bedengan, lalu anda buat lubang – lubang tanam berukuran 1 x 1 m dan masukkan pupuk Kompos / pupuk Kandang ke dalam masing – masing lubang sekitar 1 Kg, kembali diamkan selama 2 hari.

Tahap Penanaman Benih

Langkah awal adalah memberi pupuk pada tanah yang sebelumnya sudah digemburkan lalu biarkan diangin – anginkan saja selama 2 hari, setelahnya lakukan penanaman benih. Masukkan masing – masing benih sebanyak 2 biji ke dalam masing – masing lubang tanam untuk selanjutnya tutup kembali dengan sisa tanah dan disiram dengan teratur hingga tanaman tumbuh dengan memperlihatkan tunas – tunas baru sekitar 7 hari, nah jika ada salah satu tanaman yang tidak menunjukkan gejala akan tumbuh tunas – tunas baru maka disarankan untuk melakukan penyulaman. Benih unggul pada umumnya minimal 1 tahun masih dapat dipakai, mempunyai kekuatan rata – rata tergantung pada perawatan yang dilakukan dan penyimpanan benih, biasanya dapat diaplikasikan hingga 1,5 tahun.

Tahap Pengendalian Hama Pada Tanaman Timun Suri

Rata – rata usia 7 hari setelah masa tanam dilakukan, petani buah biasanya menyiangi tanaman yang sudah berumur dewasa agar mampu bersaing dengan gulma berupa rumput liar yang dikenal sebagai hama jinak. Terutama saat tanaman Timun Suri mulai berbuah, gulma – gulma tersebut justru menguntungkan karena merupakan alas antara buah dengan tanah yang lembab. Buah akan terlindungi atau terhindar dari serangan cacing dan hewan – hewan serangga tanah lainnya yang bersarang di dalam tanah.

Tahap Pemanenan

Umur rata – rata dari tanaman buah Timun Suri dari memasuki usia tanam hingga panen pertama kali adalah kisaran 60 s/d 75 hari, tergantung terhadap varietas benih. Masa panen masing – masing dilakukan secara bertahap hingga mencapai 10 kali proses pengambilan. Buah yang layak panen bisa dikenali dengan cara mengecek kondisi buah yang sudah terlepas dari tangkainya. Lakukan pencucian buah usai dipetik lalu sortasi untuk pengkelasan masing – masing buah kemudian siap ‘packing’ untuk dijual ke pasar – pasar tradisional hingga kelas supermarket.

Demikian kami menjelaskan tentang cara sukses budidaya Timun Suri, semoga memberikan manfaat bagus untuk yang membutuhkan.

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test