Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Cara Pengendalian Penyakit Tanaman Anggrek

Cara Pengendalian Penyakit Tanaman Anggrek – Tanaman Anggrek merupakan tanaman hias yang sangat tinggi peminatnya.

Sayangnya, ada berbagai macam penyakit yang dapat menyerang tanaman hias yang indah ini.

Berbagai penyakit ini dapat menurunkan produktivitas tanaman dan banyak hal lain yang tidak diinginkan. Berikut adalah beberapa penyakit pada tanaman anggrek dan pengendaiannya.

Penyakit tanaman anggrek pertama adalah penyakit buluk. Penyakit buluk menyerak benih atau biji anggrek sehingga biji tersebut tidak tumbuh dengan baik dan dapat mengagalkan persemaian.

Untuk melakukan pengendalian penyakit ini, perlu dilakukan sterilisasi media persemaian, menggunakan benih tahan penyakit, dan melakukan perendaman biji dengan larutan fungisida.

Penyakit berikutnya adalah rebah kecambah. Penyakit ini meninggalkan bercak kecoklatan hingga kehitaman pada permukaan daun.

Penyakit ini juga dapat merusak tunas pada tanaman. Untuk penanganannya, dapat dengan cara memisahkan tanaman yang terserang penyakit dari tanaman lain.

Selain itu, dapat juga dilakukan penyemprotan fungisida ada tanaman yang terserang penyakit.

Selanjutnya adalah penyakit bercak coklat. Penyakit ini, mirip dengan penyakit rebah kecambah, meninggalkan bercak berwarna kekuningan hingga kecoklatan pada permukaan daun.

Selain itu, penyakit ini juga akan menyebabkan daun layu dan keriting. Untuk mecegah penyakit ini, perlu dilakukan sanitasi sebaik mungkin.

Terdapat juga penyakit lain yaitu penyakit busuk akar. Penyakit ini disebabkan oleh jamur Rhizoctonia solani dan dapat terlihat dari akar tanaman yang membusuk serta tanaman menguning dan layu.

Untuk menangani penyakit tanaman ini, perlu dilakukan pemisahan tanaman yang terkena penyakit dari tanaman lain kemudian menyemprotkan tanaman yang terserang dengan fungisida benlate.

Penyakit lainnya adalah penyakit layu. Penyakit ini disebabkan oleh jamu Sclerotium rolfsi.

Gejala penyakit ini dapat terlihat dengan bercak kehitaman pada bagian tanaman yang terserang.

Untuk mengendalikan penyakit ini, perlu dilakukan pemangkasan pada bagian yang terserang. Bisa juga dilakukan penyemprotan dengan disinfektan dengan larutan formalin 4% atau fungisida natrippene.

Penyakit berikutnya adalah penyakit cymbidium. Penyakit ini disebabkan oleh virus Mozaic cymbidium dan ditandai oleh bercak kehitaman pada batang, daun, dan tangkai bunga. Untuk melakukan pengendalian, cukup dengan membuang tanaman yang terserangpenyakit dari tanaman lainnya.

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test