Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Cara Pengendalian Hama Dan Penyakit Tanaman Anggur

Cara Pengendalian Hama Dan Penyakit Tanaman Anggur – Hama yang suka menyerang Tanaman Anggur didominasi oleh Cendawan Patogen. Cendawan ini akan menyerang pada seluruh bagian Tanaman Anggur mulai dari akar, batang dan cabang atau ranting, daun dan buah.

Gejala – gejala yang ditunjukkan adalah beragam dan menyerang pada masing – masing bagian Tanaman Anggur yang bersangkutan. Rata – rata Cendawan ini menyerang pada kondisi kelembaban tinggi dengan sirkulasi udara yang buruk. ‘Intensitas’ cahaya Matahari memiliki pengaruh besar terhadap penyebaran Penyakit Cendawan.

Gejala ditunjukkan pada cabang muda yang masih berwarna hijau adalah terlihat adanya luka berwarna coklat kehitaman yang jika dibiarkan akan berubah warna menjadi coklat kemerahan. Serangan awal ini tidak menyebabkan gangguan besar pada cabang yang dimaksud, tetapi jika dibiarkan tanpa perawatan khusus maka Cendawan akan terus berkembangbiak dengan subur yang menghasilkan spora dan akan dengan sangat mudah menyebar secara luas.

Gejala terhadap serangan pada Buah Anggur dapat ditandai dengan munculnya Buah Anggur muda yang diselimuti oleh seperti tepung berwarna putih. Selanjutnya kulit buah menjadi agak kasar dan berubah warna menjadi kecoklatan. Buah Anggur yang terserang akan kesulitan menjadi matang secara sempurna bahkan cenderung rontok dan membusuk.

Cara Pengendalian

Dengan menanam Tanaman Anggur di area yang tersinari oleh Matahari secara penuh, memangkas daun dan cabang tak berguna secara berkala sehingga sirkulasi udara menjadi lancar dan memusnahkan bagian – bagian tanaman yang terserang oleh penyakit. Apabila sangat parah maka semprotkan ‘fungisida detazeb’, ‘bion M. cozeb’, ‘sultricob’ atau ‘dakonil’.

Hama selanjutnya adalah ‘Black Rot’ atau Busuk Hitam dan penyakit Embun Bulu pada Tanaman Anggur. Gejala yang diperlihatkan adalah biasa menyerang daun – daun muda dengan ditandai ciri – ciri sebagai berikut : muncul bercak – bercak berwarna kekuningan yang mengkilap menyerupai minyak, sedangkan serangan terhadap daun tua adalah terdapat bercak – bercak berwarna kuning kemerahan seperti dalam kondisi mengering dan daun akan berkerut ke bagian atas. Penyebab penyakit ini adalah Spora Cendawan yang sangat mudah menempel pada permukaan bagian bawah daun yang selanjutnya membentuk butiran – butiran kecil berwarna kuning oranye.

Cara Pengendalian

Dengan menanam Tanaman Buah Anggur pada area yang cukup mendapatkan sinar Matahari secara penuh. Menjaga kebersihan area tanaman dengan memperbaiki saluran drainase media tumbuh, tidak dengan berlebihan memberikan Pupuk Kompos / bahan – bahan organik pada media tanam, memangkas dan memusnahkan daun – daun yang terlanjur terserang, membuang jauh – jauh / membakar daun – daun yang berguguran dan menjadi ‘sampah pruning’, jika sudah sangat parah maka gunakan fungisida misalnya ‘karibu’, ‘sultricob’, ‘acrobat’, ‘dakonil’, atau ‘detazeb’.

Hama yang ketiga adalah menyerang Buah Anggur yang sudah hampir matang. Muncul bercak – bercak kecil dengan warna coklat pada bagian tepi, dimana lama – kelamaan buah akan mudah menjadi busuk, berkeriput dan berwarna hitam mengkilap seperti ada lapisan lilin. Penyakit Black Rot muncul karena adanya Cendawan ‘Guignardia Bidwelli’.

Cara Pengendalian Dengan memangkas dan memusnahkan buah – buah yang terlanjur sudah kering, menjaga tingkat kelembaban udara dengan memperbaiki drainase, memangkas daun dan cabang yang tak berguna dan terlalu rimbun, membungkus buah yang sudah matang dan menyemprotkan ‘fungisida dithane’, ‘antracol’, ‘bion M.’, ‘manzate’, atau ‘cozeb’.

Hama Tanaman anggur selanjutnya adalah Mati Pucuk yaitu menunjukkan gejala dimana ranting atau cabang Tanaman Buah Anggur terlihat seperti mati atau mengering. Gejala diawali pada bagian ujung ranting terlihat layu yang lama – kelamaan akan menyebar hingga ke bagin bawah.

Penyebab Penyakit

Adanya serangan Bakteri Patogen pada tanaman yaitu ‘Eutypa Armeniacae’, kekurangan unsur logam / Cu, dan kandungan air di dalam tanah terlalu tinggi.

Cara Pengendalian

Memusnahkan bagian tanaman yang terserang penyakit, menjaga tanaman supaya tercukupi unsur logam / Cu, memperbaiki saluran drainase sehingga media tanam menjadi tidak terlalu becek, dan melakukan penyemprotan ‘fungisida score’ atau ‘dithane’, ‘equation’, ‘tridex’ dan ‘bion M.’.

Sedangkan beberapa jenis penyakit Tanaman Anggur yang kerap menyerang Tanaman Anggur adalah sebagai berikut :

  • Lumut Kerak / Lichen

Merupakan dua jenis organisme komposit yang terdiri dari Cendawan ‘Ascomvcotina’ atau ‘Basidiomvcotina’ dengan Alga hijau / biru menempel pada permukaan kulit batang Tanaman Anggur terutama pada cabang atau ranting. Penyakit ini muncul ketika cuaca sedang panas atau ketika sedang musim kemarau panjang. Penyakit ini dapat menghalangi sinar Matahari yang diperlukan oleh tanaman untuk membangun sehingga terganggu proses penyerapan air, mineral, dan proses ‘fotosintesis’. Dampaknya adalah menyebabkan tanaman menjadi lemah lalu mati.

Cara Pengendalian

Lakukan pemupukan dengan cara seimbang, selanjutnya menjaga tingkat kelembaban sekitar Tanaman Anggur, melakukan ‘pruning’ dengan cara yang sesuai aturan, memusnahkan bagian tanaman yang terserang penyakit, memangkas daun dan ranting apabila dianggap terlalu rimbun dan mengganggu, serta melakukan penyemprotan pestisida berbahan aktif berupa tembaga ‘oksiklorida’ secara bergantian dengan campuran ‘oksi sulfat’ atau belerang.

  • Penyakit Busuk Akar

Penyakit ini muncul karena serangan dari beberapa jenis Cendawan Patogen yang mengganggu bagian perakaran dari Tanaman Anggur. Cendawan Patogen yang dimaksud adalah ‘Fusarium Solani’, ‘Verticillium Dahliae’, Rhizoctonia Solani’, ‘Phytophthora Sp.’ Dan ‘Armillaria Mellea’. Gejala awal yang diperlihatkan adalah akar membusuk, daun menguning dimulai dari bagian bawah yaitu daun – daun yang sudah tua, mengering dan rontok dalam jumlah besar. Pertumbuhan menjadi terhambat lalu cabang atau ranting juga ikut mengering.

Cara Pengendalian

Dengan memperbaiki drainase sehingga media tanam dari Tanaman Anggur menjadi terjaga kelembabannya dan selalu dalam kondisi basah. Mengurangi pemakaian Pupuk Nitrogen serta meningkatkan unsur Kalium dan menaburkan Kapur Dolomit guna menambah unsur Magnesium / Mg serta menjaga agar sistem perakaran tidak tergores atau terluka dan melakukan pengocoran dengan ‘Trichoderma’ dan PGPR untuk meminimalisir terhadap serangan Cendawan Patogen. Apabila dibutuhkan maka kocorkan ‘fungisida dithane’, ‘antracol’, ‘cozeb’, ‘topzeb’, ‘bendas’ atau ‘ridomil’.

  • Penyakit Busuk Kapang Kelabu / ‘Gray Mould Rot’

Penyakit ini muncul disebabkan karena adanya Cendawan ‘Botrvtis Cinerea’ yang menyerang pada bagian buah yang hampir matang, dimana buah – buah yang terserang memiliki warna coklat tua, keriput, lalu membusuk.

Cara Pengendalian

Dengan memangkas dan memusnahkan buah yang terlanjur terserang penyakit ini, mengurangi kelembaban dengan cara memperbaiki drainase, memangkas daun dan cabang yang dianggap mengganggu serta membungkus buah yang sudah benar – benar matang.

  • Penyakit Karat Daun

Gejala yang diperlihatkan adalah adanya serbuk menyerupai tepung berwarna jingga dibagian permukaan daun dan bercak – bercak hijau kekuningan pada bagian permukaan daun di bagian atas. Bagian yang terkena penyakit cukup parah, di seluruh permukaan daun tertutup oleh lapisan semacam tepung yang menyebabkan daun menjadi mudah rontok dan mengering. Penyakit Karat Daun muncul karena Cendawan ‘Physopella Ampelopsidis’.

Baca Juga :

Cara Pengendalian

Dengan memperbaiki saluran drainase disertai menjaga area tanaman agar tidak dalam kondisi lembab, memangkas daun dan cabang tanaman yang terlalu rimbun dan dianggap mengganggu, memusnahkan daun – daun yang terserang, dan jika terpaksa, lakukan penyemprotan dengan ‘fungisida clinten’, ‘moltovin’, ‘sultricob’, atau ‘kocide’.

Penyakit lainnya yang kerang menyerang Tanaman Anggur adalah Kudis Antracnosa / ‘Scab’, dan Bercak Daun.

Demikian kami menjelaskan tentang cara pengendalian hama dan penyakit Tanaman Anggur, semoga bermanfaat bagi para pembaca.

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test