Ritaelfianis.com

Berbagi Ilmu Pengetahuan

Cara Membuat Pupuk Organik Cair Bagi Pemula

Cara Membuat Pupuk Organik Cair – Seiring berjalannya waktu dan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, saat ini telah banyak bermunculan jenis pupuk – pupuk organik berbentuk cair yang memiliki fungsi sama dengan pupuk organik jenis padat yaitu sebagai penyubur tanaman.

Pupuk organik jenis cair ini bisa dijadikan sebagai pengganti pupuk yang berasal dari zat kimia dan dimana pada kondisi dan saat tertentu belum dapat mengoptimalkan kesuburan tanaman.

Bukan hanya itu, jika dilihat dari segi faktor ekonomi maka juga ikut berperan untuk mengesampingkan pupuk jenis kimiawi, karena untuk harganya yang jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan pupuk organik cair.

Baca Juga : Jenis dan Macam Tanaman Hipogel dan Epigeal

Beberapa petani ada yang mengkombinasikan pemakaian ke dua jenis pupuk tersebut, hal ini diyakini karena mampu menghasilkan kualitas tanaman yang menjadi lebih baik.

Namun, jika ingin memanfaatkan pupuk organis jenis cair saja tidak apa. Lalu, bagaimana cara membuat pupuk organik cait terutama bagi yang baru memulai mencoba?

Pada bahasan kali ini akan dibahas mengenai cara membuat pupuk organik cair bagi pemula.

Untuk bahan yang digunakan sangat mudah untuk ditemukan, karena sebenarnya beberapa bahan yang diperlukan untuk membuat puuk organik cair ini ada di sekitar lingkungan, sepertinya saja limbah rumah tangga, limbah padat, limbah sisa – sisa gergajian kayu dan sebagainya.

Berikut penjelasan lebih lengkapnya :

Persiapan Bahan

Pertama sekali untuk persiapan bahan bisa menggunakan bahan – bahan dari limbah rumah tangga sepeti sayur mayur, buah – buahan yang telah membusuk busuk, parutan kelapa atau sisa nasi.

Selain itu sebagai tambahan lain yaitu air cucian beras, urin hewan, tetes tebu, bubuk kayu atau bekas gergajian, limbah padat atau sisa jeroan, kerang atau ikan busuk, sisa udang.

Adapun untuk tempat atau media yang digunakan untuk mencampurkan ke semua bahan, bisa menggunakan tong ukuran sedang atau juga boleh diganti menggunakan ember besar lengkap dengan penutupnya, jerigen plastik serta kayu sebagai alat pengaduk.

Pencucian Limbah

Sebelum mencampurkan setiap limbahnya, cuci terlebih dahulu hingga benar – benar bersih. Hal ini bertujuan agar bisa menghilangkan bahan – bahan berbahaya yang terkandung di dalam limbat tersebut.

Misalnya saja, jika ada potongan kaca kecil, besi yang berkarat dan lain sebagainya. Boleh menggunakan air bersih atau pun air hangat. Sebagai rekomendasi, lebih baik menggunakan air bersih.

Perajangan

Langkah selanjutnya adalah melakukan perajangan. Setelah semua limbah bersih, ambil bagian limbah padat kemudian rajang dan potong kecil–kecil.

Hal ini bertujuan agar proses pembuatan limbah nantinya berlangsung sempurna. Begitu juga untuk limbah sayuran juga dirajang menjadi potongan yang lebih kecil.

Pencampuran Bahan

Langkah selanjutnya dalam membuat pupuk organik cair yaitu melakukan pencampuran bahan.

Pertama-tama masukkan limbah rumah tangga terlebih dulu, setelah itu baru diikuti dengan limbah padat ke dalam tong atau boleh dengan ember. Aduklah agar semua tercampur rata.

Setelah dirasa cukup, lalu masukkan jenis limbah urin hewan, cucian beras, bubuk kayu atau sisa gergajian kayu serta tetes tebu secukupnya. Lalu aduk kembali sembari menunggu semua limbahnya menjadi larut.

Proses Pencairan

Selanjutnya tutuplah tong atau ember dengan penutupnya dan biarkan selama kurang lebih hingga 10 – 15 hari.

Hal yang perlu diingat, bahwa setiap 5 hari sekali, penutup tong atau ember harus dibuka sebentar saja kira – kira selama lebih kurang 10 menit kemudian baru ditutup rapat kembali seperti semula.

Pupuk organik cair ini akan bisa digunakan setelah hari ke 16. Untuk dosis pemakaian pupuk cair organik ini jangan terlalu berlebihan, karena akan membuat tanaman mejadi layu hingga akhirnya bisa mati.

Demikian penjelasan mengenai Cara Membuat Pupuk Organik Cair Bagi Pemula. Semoga bermanfaat dan dapat diaplikasikan.

Baca Juga : Proses penyerbukan dan pembuahan pada tanaman

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2014 Frontier Theme