Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Cara Dan Budidaya Tanaman Mentimun

Cara Budidaya Mentimun – Mentimun (Cucumis sativus) termasuk suku labu-labuan atau Cucurbitaceae adalah tumbuhan yang menghasilkan buah yang bisa dimakan. Mentimun ini biasanya dipanen ketika belum masak benar untuk dijadikan sayuran maupun penyegar, tergantung jenisnya.

Budidaya mentimun ini tegolong susah karena mentimun ini sangat rentan pada cuaca, suhu serta iklim jadi butuh perhatian ekstra. Idealnya tanaman timun ini dapat tumbuh di 200 – 800m dpl(dari permukaan laut). Walaupun demikian mentimun masih bisa tumbuh di 1000m dpl.

Jenis tanah yang cocok untuk tanaman mentimun  adalah regosol dan latosol, lempung ringan berdrainase baik. Selain itu tanah yang gembur, banyak mengandung bahan organik dengan solum/kedalaman tanah yang dalam, pH tanah 5,5 – 7,5. Untuk iklim mentimun cocok dengan suhu udara 20 – 32 derajat C, kelembaban udaranya 50% – 85%, curah hujan 200 – 400 mm/bulan, dan cahaya matahari 350 – 400 cal/mm2 setiap hari.

Langkah-langkah Budidaya Mentimun

Memilih Benih

1). Memilih bibit unggul

  • Pilihlah indukan timun yang sudah matang/ tua atau kira-kira berumur 2-3 bulan dari masa awal penanaman
  • Memiliki tekstur daging dan kulit buah keras. Warna buahnya kuning kecokelatan atau bisa juga berwarna kuning muda. Untuk ukuran buah yang ideal adalah 15-20 cm
  • Tangkai buah berwarna coklat mudah ataupu coklat tua dan jika buah dipotong maka akan nampak bijinya atau bibit timun berwarna kecoklatan, kandung air dalam buah timun banyak dan bijinya berlendir.

2). Perawatan bibit unggul

  • Setelah kita dapat biji mentimun lalu kita tempatkan diwadah yang streril lalu kita diamkan semalaman. Setelah itu baru kita lakukan penyortiran, caranya dengan mengayak di air yang mengalir kita hilangkan selaput lendir yang menyelubunginya.
  • Kemudian kita pilih biji mentimun yang tenggelam dan yang tidak mengambang diatas air ataupun ataupun hanyut. Setelah dapat kita jemur 2 hari.
  • Setelah mengering dalam 2 hari lalu kita simpan di suatu tempan terserah Anda. Sebaiknya jangan langsung dipakai ada baiknya kita simpan dalam 1- 2 bulan, untuk menghilangkan masa dorman pada bibit tersebut.
  • Bibit biji mentimun jika disimpan dengan bak akan mampu bertahan sekitar 1 tahun.

Menyiapkan Lahan

Langkah berikutnya adalah mengolah lahan.

  • Gemburkan tanah, cangkul maupun bajak tanah dengan kedalaman 20 – 40 cm, tujuan akar bisa berkembang maksimal. Di dalam proses ini Anda juga bisa menambahkan pupuk kandang kering.
  • Buat bedengan lebar 1meter dengan tinggi 30-50 cm, dengan jarak bendengan antara satu dan yang lainnya 30 cm. Lalu buat lubang diatas area bedengan gunanya untuk tempat penanam timun
  • Jika lahan memiliki ph kurang dari 6 dan lebih dari 7 sebaiknya dilakukan proses pengapuran dahlu dan biarkan selama 2 minggu
  • Tahap terakhir gunakan mulsa plastik ataupun mulsa jerami, fungsi dari mulsa agar lahan tanaman tetap terjaga kesuburannya. Setelah itu biarkan sampai 1-2 minggu

Tahap Penanaman

Langkah selanjutnya tahap penanaman. Pilihlah bibit timun yang telah keluar tunasnya. Masukan dalam lubang tanah, satu lubang untuk satu benih. Kemudian tutup kembali dengan tanah. Lakukan penyiraman tiap pagi dan sore hari. Dalam dua hari bibit akan tumbuh tunas lebih tinggi.

Tahap Perawatan

  • Pengontrolan

Lakukan pengontrolan ketika bibit berumur 2-4 hari setelah ditanam. Jika ditemukan bibit yang mati segera ganti dengan yang baru, tanam bibit yang baru. Jika disekitar tanaman ada gulma yang mengganggu segera bersihkan.

  • Pemupukan

Proses pemupukan merupakan salah satu cara perawatan timun yang penting, Hal ini dilakukan agar proses pertumbuhan buah timun dapat terjadi secara maksimal. Jika tanaman timun mulai berbunga anda bisa menggunakan pupuk urea, TSP, KCL, SP-36 dan sebagainya.

  • Pengendalian Hama

Hama biasanya menyerang batang yang menjadi pangkal keluarnya daun atau buah. Untuk menangulanginya adalah dengan menyemprotkan biopestisida terhadap tanaman yang diserang hama. Dan hama itu iasanya cacantal, oteng-oteng, ulat tanah. Biopestisida itu terbuat dari gadung dan ekstrak kipait yang dicampur dengan air kencing kelinci.

Panen

Panen buah mentimun dilakukan pada saat tanaman berumur 35-40 hari. Selanjutnya dilakukan setiap hari secara berturut-turut.

Dan pemanenan dilakukan dengan cara dipetik langsung dan tangkainya secara manual dengan menggunakan tangan. Ciri-ciri buah mentimun yang siap di panen adalah buah berwarna hijau muda cerah, bentuknya lurus dan tidak cacat dan berukuran sedang.

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test