Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Biografi Penemu Alat Perekam Suara – Edouard Leon Scott De

Biografi Penemu Alat Perekam Suara – Edouard Leon Scott De – Edouard leon scott de ialah seorang yang menemukan alat perekam suara pertama di dunia yang mana alat tersebut memiliki nama Phonautogram. Alat ini dipatenkan sejak 25 Maret 1857.

Untitled

Sebagai seorang penjual buku sekaligus pencetak buku yang berasal dari Perancis ini Edouard mulai tertarik dengan mekanis tentang menulis suara atau di tahun 1854. Saat itu kala dimana Edouard sedang melakukan cek tulisan yang ada di beberapa ukiran buku, ditemukannya sebuah gambar anatomi manusia. Hingga kemudian ia mencari alat pendengaran yang nantinya dapat meniru kinerja dari pendengaran.

Dengan menggunakan membran elastis sebagai gendang telinga dan beberapa pengungkit sebagai tulang telinga. Komponen ini akan menggerakkan pena dan menuliskan suara di permukaan kertas ataupun kayu atau pula dengan gelas yang berisi jelaga.

Penemuan tersebut dimulai dari tanggal 26 Januari di tahun 1857 dengan mengirimkan desain tersebut ke Akademi Perancis. Dan di hari berikutnya atau di 25 Maret 1857 Edouard menerima hak paten untuk penemuan alat tersebut. Alat bernama Phonautogram ini menggunakan sebuah terompet yang digunakan untuk menangkap suara, menyentuh diafragma serta menuliskan di kertas yang dihitamkan oleh jelaga dengan silinder yang digerakkan oleh putaran tangan.

Dalam pembuatan dan penangkapan sebuah suara ini, Edouard juga merancang Phonautogram dengan pembuat instrument akustik bernama Rudolph Koenig. Hingga akhirnya Phonautogram ini digunakan untuk penelitian ilmiah untuk menangkap gelombang suara.

Hasil tersebut juga dijual oleh Edouard ke laboratorium ilmiah dan dimanfaatkan dalam penelitian tentang suara. Dalam penemuan tersebut Edouard tak mendapatkan uang dan tetap bekerja sebagai penjual buku tepat di 9 Rue Vivienne di Paris.

Saat dimana tahun 2008 itu, New York Times melaporkan sebuah berita tentang penemuan dari Phonautogram dari tanggal 9 April 1860. Pengumuman dari berita tersebut ialah rekaman visual dapat dimainkan dengan mengubah coretan di kertas menjadi suara dan dilakukan oleh ilmuan di Lawrence Berkeley National Laboratory di Berkeley, California. Selain itu Phonautogram merupakan salah satu gambaran dari Leon scott yang telah terlupakan. Kemudian kertas itu dibaca dan diproses oleh program komputer canggih yang telah dibuat oleh Library of Congress.

Pada awalnya suara yang berdurasi sepuluh detik tersebut dikira sebagai suara dari orang lain yakni putri sang penemu yang bersangkutan. Akan tetapi setelah lama diputar kemudian diketahui bahwa suara itu bukanlah suara orang lain melainkan suaranya sendiri.

Bunyi dari nyanyian yang terdengar itu ialah “Au clair de la lune”. Bahkan suara yang terekam di Phonautogram ini dianggap sebagai suatu suara manusia dan juga alunan musik atau nyanyian yang paling tertua di dunia. Termasuk mendahului pula dari suara dari musik Handel yakni “Israel in Egypt” yang ada di sebuah fonograf di tahun 1888 yang lalu.

Sebagai salah satu penemuan yang berharga ini, Phonautogram yang ditemukan oleh Scott dengan isi naskah drama buatan Torquato tasso juga telah ditemukan. Yakni sebuah rekaman yang berada di tahun 1860 yang lalu ini dimungkinkan menjadi salah satu rekaman setelah nyanyian sepuluh detik atau Au clair de la lune. Bahwasannya, Phonautogram merupakan rekaman dari suara manusia yang tertua dan sejak dahulu kala.

Rekaman yang tersimpan itu juga termasuk deretan suara dari sang penemunya yakni Scott. Meskipun begitu suara yang ada tidak beraturan sehingga tidak diketahui yang bagian alunan suara yang manakah alunan sang penemu tersebut.

Baca Juga : Biografi Penemu Insulin Obat Diabetes – Frederick Grant Banting

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test