Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Bimbingan Preventif dan Kuratif

Bimbingan Preventif dan Kuratif – Pembahasan kali ini, kami akan membahas tentang Bimbingan Preventif dan Kuratif yang wajib sekali kita ketahui. Terutama untuk young parents dan guru-guru muda di seluruh indonesia. Karena bimbingan Preventif dan Kuratif, sangat penting, bagi tumbuh kembang sang anak. Langsung saja kita bahas.

Menurut Hanafi Anshari bantuan atau bimbingan yang diberikan kepada siswa ada dua macam, yaitu Bimbingan yang bersifat Prefentif (pencegahan) dan Bimbingan yang bersifat Kuratif (penyembuhan).

Bimbingan Bersifat Preventif

Bimbingan yang bersifat Preventif (Pencegahan) adalah pemberian bantuan kepada siswa sebelum menghadapi permasalahan yang sulit dan persoalan yang bersifat serius. Cara yang ditempuh bermacam-macam, diantara nya, membangun dan menjaga situasi yang baik. Dalam hal ini, hubungan antara guru dan staf dengan siswa harus dijaga sebaik mungkin. Saling mengerti kedudukan nya, sehingga satu sama lain tidak ada yang saling membenci. Demikian juga dengan guru, ketika menyampaikan materi harus disesuaikan dengan keadaan anak. Minat anak dan guru harus semaksimal mungkin menimbukan semangat pada anak, agar anak atau murid tidak mudah bosan dengan materi yang di berikan.

Selanjut nya bimbingan Preventif ini juga dilakukan dengan cara penggunaan waktu senggang. Jenis bimbingan ini juga membantu siswa dalam menggunakan waktu luang nya, dengan cara mengikuti kegiatan-kegiatan yang bermanfaat di sekolah maupun di luar sekolah yang bermanfaat bagi dirinya maupun lingkungan di sekitar nya.

Kegiatan-kegiatan yang menggunakan waktu senggang diantara lain :

  1. Menggunakan waktu senggang untuk kegiatan yang bermanfaat dan produktif.
  2. Menyusun dan membagi waktu untuk belajar dengan baik.
  3. Mengisi atau menggunakan waktu pada jam-jam bebas atau saat hari libur.
  4. Merencanakan suatu kegiatan untuk pergi berlibur dengan teman atau keluarga.

Adapun bimbingan yang bersifat pencegahan di antara nya :

  • Tata Tertib

Tata tertib adalah beberapa peraturan yang harus ditaati dalam suatu situasi atau dalan suatu tata kehidupan tertentu. Peraturan tersebut dapat peraturan yang tertulis ataupun tidak tertulis.

  • Menanamkan Kedisiplinan

Disiplin merupakan suatu sikap mental yang dengan kesadarannya mematuhi terhadap perintah-perintah atau larangan yang ada terhadap suatu hal. Karena itu, disiplin harus ditanamkan dalam diri sang anak. Menanamkan kedisiplinan pada anak, dapat dilakukan dengan pengawasan, contoh teladan, penyadaran dan kontro terhadap anak.

  • Memberikan Motivasi

Memberikan motivasi lebih ditekankan kepada pembentukan akhlak yang baik pada anak. Karena akhlak merupakan keseluruhan dari gerak hidup manusia.

  • Memberikan Nasehat

Pemberian nasehat dapat dilakukan dengan memberikan jalan untuk kebahagiaan hidup baik di dunia maupun di akhirat kelak. Mengingatkan mereka dengan cara yang halus dan lembut serta memberikan peringatan mengenai kelalaian mereka dalam sebuah kewajiban sebagai makhluk indibividu maupun makhluk sosial.

  • Bimbingan Bersifat Kuratif

Bimbingan bersifat kuratif yaitu, usaha bantuan yang diberikan pada murid selama atau setelah murid mengalami persoalan serius, dengan maksud agar murid terbebaskan dari suatu kesulitan.

Dalam rangka pemberian bantuan yang diberikan secara sistematis kepada klien digunakan berbagai langkah dan teknik, agar orang yang bersangkutan mampu untuk memecahkan segala masalah yang dihadapi.

Adapun bimbingan yang bersifat Kuratif adalah :

  • Pembetitahuan

Pemberitahuan yang dimaksud ialah memberikan informasi kepada sang anak terhadap suatu hal yang dirasa kurang baik, karena itu dapat memicu terganggu nya jalan pada proses pendidikan.

  • Peringatan

Peringatan diberikan kepada sang anak jika sudah berulang kali melakukan pelanggaran atau kesalahan, meski sebelum nya telah diberikan teguran. Biasanya peringatan disertai dengan sebuah ancaman apabila hal tersebut terulang kembali, agar sang anak jera.

  • Hukuman

Hukuman tindakan yang paling akhir dari sebuah pelanggaran yang sudah berungkali dilakukan setelah diberikan peringatkan. Hukuman memiliki arti dan nilai yaitu sebagai :

  1. Sebagai akibat atas suatu pelanggaran tersebut.
  2. Sebagai titik tolak agar tidak terjadi pelanggaran lagi.
  • Ganjaran

Ganjaran ialah alat pendidikan represif dan memiliki sifat menyenangkan bagi anak. Ganjaran diberikan kepada anak didik yang berhasil meraih prestasi tertentu dalam pendidikan. Ganjaran bisa berupa pujian, penghormatan, hadiah dan tanda penghargaan yang anak sukai.

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test