Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Apa itu Translokasi ?? Apa saja tipe-tipe dan jenis translokasi ?? Translokasi robertsonian ??

Translokasi adalah mutasi yang terjadi akibat perpidahan segmen dari satu kromosom ke kromosom lain yang bukan pasangan homolognya

Ada tiga kemungkinan cara kromosom-kromosom yang mengalami translokasi bersegregasi pada anafase I, yaitu: pertama, disebut dekat-1 yaitu sentromer homolog yang berdekatan ke samping menuju ke kutub yang berlawanan; kedua, disebut selang (alternat) yaitu sentromer homolog yang berselang menuju kekutub yang sama; ketiga, dekat-2 yaitu sentromer homolog yang berdekatan menuju ke kutub yang sama.

fia 7

 

Tipe-tipe translokasi

1. Translokasi tunggal (sederhana)

Yaitu pada suatu kromosom terjadi pematahan tunggal, dan bagian yang patah ini lansung pindah ke ujung kromosom lain. Akan tetapi tipe translokasi ini jarang sekali dijumpai karena ujung kromosom lainnya itu memiliki telomer dan telomer itu tidak lengket.

2. Translokasi pemindahan

Yaitu bagian tengah kromosom patah di dua tempat dan patahan tersebut kemudian menyisip pada kromosom non-homolog yang putu di satu tempat.

3. Translokasi resiprok ( “interchange”)

Yaitu patahan-patahan tunggal yang terdapat pada dua kromosom non-homolog dan bagian yang patah saling tertukar.

Jenis translokasi

Ada 2 jenis translokasi yaitu

  • Translokasi resiprok yaitu patahan yang dipertukarkan antara dua kromosom
  • Translokasi robertsonian yaitu melibatkan pertukaran antara kromosom 13, 14, 15, 21, dan 22.

1. Translokasi resiprok (Reciprocal translocation)

Translokasi resiprok adalah jenis translokasi yang paling umum, sekitar 1 dari 930 orang yang memiliki translokasi ini. Translokasi ini muncul ketika pertukaran patahan kromosom yang terjadi antara 2 kromosom yang berbeda misalnya pertukaran antara patahan kromosom nomor 1 dan nomor 9.

2. Translokasi robertsonian (Robertsonian translocation)

Translokasi robertsonian terjadi pada sekitar 1 dari 1000 kelahiran bayi yang hidup. Translokasi robertsonian melibatkan pertukaran antara kromosom 13, 14, 15, 21,dan 22. Kromosom ini berbeda dari kromosom lain, sebagai sentromernya sangat dekat dengan ujung kromosom. Kromosom dengan lengan panjang dan lengan pendek yang sangat kecil (kromosom akrosentrik). Lengan panjang satu kromosom menyatu ke lengan panjang kromosom yang lain, dengan hilangnya kedua lengan pendek yang menghasilkan kromosom yang lebih panjang, misalnya penyatuan antara kromosom 14 dan 21. Pada translokasi robertsonian kedua lengan panjang dari tiap-tiap kromosom masih ada, hanya menyatu bersam-sama. Sedangkan hilangnya lengan pendek tidak berdampak, karena mengandung DNA non esensial (yaitu bahan genetiknya tidak berfunsgi).

Translokasi robertsonian juga dapat terjadi antara dua kromosom dari pasangan yang sama, misalnya translokasi robertsonian dua kromosom 21 sehingga orang tersebut memiliki total kromosom 45. Translokasi robertsonian antara dua kromosom yang sama sangat langka dan hampir terjadi sebagai peristiwa spontan selama pembentukan sperma dan sel telur atau selama dan setelah pembuahan.

Translokasi robertsonian terjadi pada saat pembuahan. Translokasi robertsonian yang paling umum adalah translokasi 13, 14 yaitu sekitar 33% dari semua translokasi robertsonian, diikuti oleh translokasi 14, 21.

sekian artikel hari ini, selamat membaca dan semoga bermanfaat ^;^

salam rita elfianis

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test