Ritaelfianis.com

Berbagi Ilmu Pengetahuan

4 Tahap Reaksi Biokimia dalam Tubuh Manusia

4 Tahap Reaksi Biokimia dalam Tubuh Manusia – Dalam menjalankan segala macam aktivitasnya manusia mutlak membutuhkan energi, namun ternyata rangkaian untuk mendapatkan energi ini juga tak bisa dikatakan mudah mengingat selain harus ada bahan bakar juga ada reaksi pembentukan yang ada di dalam tubuh manusia.

Untitled

Kinerjanya sendiri ternyata tak seperti yang kita bayangkan dimana ada satu organ atau alat yang secara langsung akan memprosesnya, melainkan hanya sel-sel kecillah yang bertugas untuk menunjang hal tersebut dalam tubuh manusia. Seperti yang diketahui bahwa manusia terdiri dari berjuta sel, tiap sel nantinya akan bekerja untuk menunjang kebutuhan energi mereka sendiri.

Baca Juga : Peran Penting Kromosom dalam Proses Pembelahan Sel

Proses atau serangkaian reaksi biokimia yang terjadi dalam sel makhluk hidup ini ternyata juga banyak, tak hanya ada satu melainkan ada 4, diantaranya adalah:

Glikolisis

Proses yang satu ini merupakan upaya untuk mengubah glukosa yang ada di dalam tubuh guna menghasilkan asam piruvat, lokasinya sendiri berada di dalam bagian sel yang bernama sitoplasma.

Proses yang satu ini membutuhkan energi dalam jumlah yang cukup banyak, satu lagi yang wajib untuk diketahui bahwa ternyata dalam pembagian glikolisis ada 2 bagian diantaranya adalah yang membutuhkan oksigen atau dikenal dengan aerobik dan yang tidak membutuhkan oksigen atau anaerobik, produk akhirnya nanti akan langsung masuk pada siklus krebs.

Siklus krebs

Seperti yang sudah pernah dibahas sebelumnya bahwa pada reaksi yang satu ini adalah melanjutkan dari glikolisis bahan yang sudah terkumpul yaitu asam piruvat akan kembali diubah menjadi ATP, memakan waktu yang jauh lebih lama dibandingkan dengan glikolisis mengingat disini ada setidaknya lebih dari 10 tahapan.

Siklus atau rantai kreis ini dimulai dari pengolahan asam piruvat menjadi asetil CoA, baru setelah berubah bisa diproses kembali menjadi ATP. Terjadi pada bagian sel yang bernama mitokondria.

Rantai transpor elektron

Setelah tahapan siklus krebs nantinya respirasi sel akan terus berlanjut, bagian yang ketiga dari rangkaian tersebut adalah transpor elektron. Transpor elektron sendiri adalah serangkaian proses yang digunakan untuk membuang sisa-sisa zat yang tak diperlukan dalam tubuh manusia, sebagai contohnya adalah bagaimana tiap orang bisa buang air kecil, ini merupakan bagian dari transpor elektron yang menggabungkan antara sisa-sisa air dalam tubuh manusia.

Berbeda dengan yang sebelumnya karena proses dari transpor elektron ini hanya menggunakan ion-ion yang tak digunakan atau dilepas dari reaksi kimia yang ada sebelumnya misalnya NADH atau FHDH2, transpor elektron ini akan menghasilkan ATP sejumlah 22 buah, jauh lebih banyak dari reaksi-reaksi kimia yang ada sebelumnya.

Fermentasi

Ternyata proses yang satu ini tak hanya ada pada pembuatan makanan atau minuman yang mengandung alkohol saja melainkan juga ada dalam serangkaian proses kimia di dalam tubuh manusia. Proses yang satu ini memang tak akan menghasilkan ATP, namun juga tidak akan meregenerasi NAD +, fermentasi dari alkohol nantinya akan menghasilkan etanol atau yang dikenal dengan etil alkohol.

Prosesnya dimulai dari asam piruvat yang kehilangan molekul karbondioksidanya. Dilanjutkan dengan penambahan ion hidrogen untuk membuat etil alkohol. Prosesnya jauh lebih singkat dari yang sebelumnya namun tak menghasilkan ATP sama sekali.

Setidaknya sangat wajib bagi Anda untuk mengetahui 4 proses respirasi tersebut jika ingin mendalami mengenai biokimia yang ada di dalam tubuh makhluk hidup, tak hanya manusia saja melainkan tumbuhan juga hewan mengalami hal serupa.

Baca Juga : Mengenal Fungsi Kromosom

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2014 Frontier Theme